HEADLINE
Rangka Utama JPO Batal Dikerjakan Malam Ini, Jadwal Lifting Bergeser ke Minggu Malam
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rencana lifting atau menaikkan material rangka utama Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan A Yani KM 34 pada Sabtu (29/10/2022) malam harus ditunda karena ada beberapa pertimbangan teknis.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Adi Maulana mengatakan, pemasangan rangka utama JPO harus digeser pada Minggu (30/10/2022) malam.
“Ada beberapa pertimbangan teknis jadi tadi malam masih kami tunda untuk lifting rangka JPO-nya” ungkapnya, Sabtu (29/10/2022) siang.
Dalam proses lifting itu nantinya, arus lalu lintas kendaraan bermotor khususnya pada lintasan sekitar proyek terpaksa harus ditutup.
Baca juga: Nasib Pasar Antasari Banjarmasin, Banyak Toko Kosong hingga Rentan Aksi Perkelahian
Adi berharap ketika pengangkatan atau lifting tidak terjadi kendala dan berjalan lancar.
Penutupan arus lalu lintas sendiri dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, bersama Satlantas Polres Banjarbaru.

Penutupan jalan A Yani akan dimulai dari pukul 00.00 sampai 04.00 Wita.
Penutupan akses jalan tersebut selanjutnya disertai dengan pengalihan arus. Pengendara dari arah Martapura menuju Banjarmasin dialihkan melintasi Jalan Trikora.
Baca juga: Forkopimcam Satui Inspeksi Rencana Pelebaran Jalan Alternatif KM 171
Sementara dari arah sebaliknya diarahkan menuju Karang Anyar I, tembus Panglima Batur sampai ke Jalan Rahayu Sungai Paring.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan8 jam yang laluPembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat Dimulai
-
HEADLINE1 hari yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Budaya1 hari yang laluDari Ide Ke Panggung, Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Profesionalisme dan Ekosistem Seni Indonesia
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme





