Connect with us

HEADLINE

Puluhan Rumah Rusak di Martapura Barat, Dinsos Kalsel Upayakan Bantuan Material Bangunan  

Diterbitkan

pada

Salah satu rumah warga yang rusak parah di Desa Penggalaman diterjang puting beliung. Foto: dewi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merespons cepat musibah angin puting beliung di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar dengan memberikan bantuan tanggap darurat bencana alam.

Kepala Dinsos Provinsi Kalsel Siti Nuriyani mengatakan, akan mengupayakan memberikan bantuan dalam bentuk bahan bangunan rumah kerjasama dengan Kementrian Sosial.

“Kami upayakan memintakan bantuan dari Kementrian Sosial dalam bentuk bahan bangunan untuk rumah, mudah-mudahan bisa disetujui oleh Kementrian bisa langsung kita kerjakan asalkan ada data,” ucap Siti Nuriyani, Sabtu (12/6/2021).

“Program yang ada di Dinsos Kalsel adalah RS-RTLH, yaitu Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni berupa rehab pada atap, lantai, dinding. Kalau untuk membangun baru kami tidak ada programnya, tetapi kami bisa memberikan rekomendasi meneruskan usulan Dinsos Kabupaten Banjar ke Kemensos untuk permohonan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR),” tambah Nuriyani.



 

Baca juga: Puting Beliung Martapura Barat: Terjang 33 Rumah, 17 Rusak Berat, Korban Berlindung Sementara di Mushala

“Untuk semantara ini Dinsos Kalsel menyalurkan bantuan berupa tenda gulung, makanan siap saji, minuman mineral, matras, selimut wool, minyak goreng, sarden, hand sanitizer, masker, serta perlengkapan bermain anak,” kata Kepala Dinsos Kalsel.

Salah satu rumah warga yang rusak parah di Desa Penggalaman diterjang puting beliung. Foto: dewi

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinsos Kalsel, Achmadi, mengatakan Dinsos Kalsel juga menurunkan tim layanan dukungan psikososial untuk mengatasi traumatik warga terdampak puting beliung.

Dia pun meminta masyarakat untuk selalu waspada, karena cuaca yang cukup ekstrem saat ini.

“Cuaca ekstrem ini akibat peralihan musim, diperlukan kewaspadaan masyarakat seperti hati-hati ketika terjadi petir, jangan berteduh di bawah pohon atau lampauan di pahumaan (sawah). Banyak bersabar kepada korban, semoga dapat gantinya untuk membangun kembali rumahnya,” kata Achmadi.

Baca juga: Warga Korban Puting Beliung, Salamah: “Saya hanya Berpikir Selamatkan Anak!”

Di lain pihak, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Penggalaman, Hermansyah mengatakan, pasca bencana yang terjadi kemarin, warga telah menerima banyak bantuan sembako.

Hermansyah mengatakan, saat ini warga sedang berupaya membangun kembali permukiman yang rusak setelah disapu puting beliung. Untuk itu, warga sangat memerlukan bantuan berupa bahan bangunan.

“Ada 2 wilayah RT 05 dan RT 06, lalu ditambah kaling wilayah 1 dan kaling wilayah 2. Jadi posko ada di sini RT 06 yang lebih parah dari yang lainnya. Melalui kordinator lapangan yang sudah ditugaskan dan sudah dibagi porsinya,” ungkapnya kepada Kanalkalimantan.com.

Hermansyah berharap, Pemkab Banjar bisa memberikan bantuan beruapa bahan bangunan untuk mempercepat proses perbaikan rumah yang rusak. Sebab kondisi ekonomi warga yang mengandalkan dari hasil pertanian, akan cukup sulit untuk bisa memperbaiki rumah.

Salah satu rumah warga yang rusak parah di Desa Penggalaman diterjang puting beliung. Foto: dewi

“Ini yang jadi pikiran. Karena kebanyakan sebagai petani pas-pasan, sehingga sangat berharap agar ada bantuan berupa bahan bangunan untuk memperbaiki rumah warga,” tegasnya.

Angin kencang puting beliung di Kecamatan Martapura Barat yang terjadi pada Jumat (11/6/2021) sore, tak hanya hancurkan puluhan rumah di Desa Penggalaman saja.

Terjangan puting beliung juga mengenai rumah warga lain di desa tetangga. Akibatnya sejumlah rumah warga rusak akibat tiupan angin kencang itu.

Baca juga: Menag Gus Yaqut: Arab Saudi Hanya Izinkan Warganya dan Eskpatriat yang Naik Haji

Data yang berhasil dihimpun Kanalkalimantan.com, terjangan angin puting beliung yang mengenai desa lainnya, diantaranya Desa Sungai Rangas Hambuku ada 3 rumah rusak ringan, Desa Antasan Sutun 1 rumah rusak ringan, Desa Keliling Benteng Ulu 1 rumah rusak berat, Desa Keliling Benteng Tengah 1 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak berat.

Rumah warga terbanyak yang hancur akibat angin puting beliuang berada di Desa Panggalaman. Dimana tercatat 15 rumah rusak berat, 6 rumah rusak sedang dan 5 rumah rusak ringan. Jadi total rumah yang rusak akibat terpaan puting beliung di Kecamatan Martapura Barat seluruhnya berjumlah 33 rumah, 17 diantaranya dalam kondisi rusak berat. (kanalkalimantan.com/al/dewi)

Reporter : dewi
Editor : bie

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->