Connect with us

Kesehatan

Pentingnya Gizi Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Diterbitkan

pada

Penyelenggaraan pendidikan keluarga pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi anak-anak di Gedung Agung Pemkab HSU. Foto : dewahyudi

AMUNTAI, Seribu hari pertama kehidupan adalah periode percepatan tumbuh kembang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Apa yang dialami atau dilakukan selama 1000 hari pertama kehidupan akan memberikan konsekuensi panjang terhadap kesehatan di masa depan. Karena 1000 HPK merupakan periode kritis tumbuh kembang dan penentu kualitas kesehatan seumur hidup.

“Karena usia masa rentang pada 9 bulan hingga 2 tahun terjadi percepatan tumbuh kembang yang menakjubkan, 1000 HPK seluruh organ penting dan sistem tumbuh hampir semua telah selesai terbentuk,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK HSU Hj Anisah Rasydah Wahid pada saat sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi anak-anak di Gedung Agung Pemkab HSU, Selasa (13/11). Sosialisasi menghadirkan nara sumber Ahmad Hendra Sujana, Kasubid Kemitraan Direktorat PPK Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI memberikan materi mengenai pentingnya pendidikan keluarga untuk menjaga 1000 HPK bagi pertumbuhan anak.

Hj Anisah Rasydah Wahid mengatakan, keberhasilan program 1000 HPK sulit diukur secara langsung karena sebagian besar dampak perbaikan 1000 HPK baru akan dirasakan pada beberapa tahun kemudian, namun demikian berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa program peningkatan gizi pada awal kehidupan akan berkontribusi pada keberhasilan pembngunan berkelanjutan.

“Secara garis besar program-program pada 1000 HPK dapat dikelompokkan sebagai program intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitive,” ujarnya.
Anisah menambahkan, dengan melihat keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa 1000 HPK memiliki dampak jangka panjang yang dapat meningkatkan produktifitas dan daya saing sumber daya manusia kedepannya.

“Jadi perlu diperhatikan ibu hamil harus mendapatkan gizi seimbang karena akan melahirkan anak yang berkualitas, dengan gizi seimbang tidak akan melahirkan anak yang stunting,” terangnya. (dew)

Reporter: Dew
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!