Hukum
Penipuan Bermodus Rekrutmen Pramugari di Sragen, Iwan Diringkus di Banjarbaru
BANJARBARU, Satreskrim Polres Banjarbaru berhasil mengamankan satu pelaku penipuan bermodus rekruitmen pramugari Lion Air, Senin (25/2) sekitar pukul 12.00 wita.
Bermula saat giat Unit Buser Polres Banjarbaru dipimpin Panit 1 Reskrim Ipda M Alhamidie di simpang empat Kota Banjarbaru -depan SPBU-, Jalan PM Noor Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah menjelaskan pelaku diketahui Tri Wantoro alias Iwan (31) yang berdomisili di Gondang Desa Mojodoyang, Kecamatan Kedayung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
“Penangkapan ini berdasarkan permintaan dari DPO dari Polres Sragen Polda Jateng,†ujarnya kepada Kanalkalimantan.
Diketahui tindak pidana penipuan tersebut terjadi di Desa Ceperan, Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dimana korban diketahui seluruhnya merupakan perempuan. Kasat Reskim Polres Banjarbaru menjelaskan dalam melakukan aksinya, Iwan menipu sejumlah korban dengan modus mempekerjakan para korban sebagai pramugari lion air.
“Syaratnya membayar uang Rp 120.000.000 dan disuruh untuk membayar DP terlebih dulu sebanyak Rp 30.000.000. Bahkan satu korbannya saja ada yang mengalami kerugian mencapai Rp 110.000.000,†jelasnya.
Alhasil, Buser Polres Banjarbaru dipimpin Ipda M Alhamidie setelah menerima permintaan penangkapan Iwan langsung melakukan kordinasi dengan tim Jatanras Polres Sragen dan melakukan lidik sejak Jumat (21/2).
Kemudian dari hasil lidik tersebut Tim Buser Polres Panjarbaru berhasil memancing tersangka untuk keluar dari persembunyian dan langsung mengamankan tersangka. Saat ditangkap Iwan tidak berkutik dan langsung dibawa ke Polres Banjarbaru sambil menunggu kedatangan Tim Jatanras Polres Sragen untuk melakukan penjemputan tersangka.
AKP Aryansyah menjelaskan dari hasil interogasi terhadap tersangka, rupanya aksi penipuan dan penggelapan itu tidak dilakukan Iwan secara sendiri.
“Iwan melakukan aksi penipuan dan penggelapan ini bersamatiga rekannya yang saat ini masih dicari keberadaanya (DPO). Hingga kini korban ada sebanyak 6 orang yang mana ada satu wanita dan lima laki-laki,†pungkasnya. (rico)
Editor:Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE3 hari yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Hukum2 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara18 jam yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluWamendikdasmen RI Hadiri Pencanangan Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar





