RELIGI
Pengumpulan Zakat di Kalsel Tahun 2019 Sudah Capai Rp 4,6 Miliar!
BANJARBARU, Pengumpulan Zakat di Kalsel terus melonjak tiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2019 ini terjadi kenaikan dan bahkan ditargetkan mencapai Rp 6 miliar. Ketua Baznas Kalimantan Selatan, HG P Rusdi Effendi AR memaparkan, pengumpulan zakat pada 2015 mencapai Rp 850 juta, kemudian melonjak Rp 1,1 miliar pada 2016.
Baznas Kalsel kembali menghimpun kenaikan zakat menjadi Rp 2,8 miliar pada 2017, dan melonjak lagi Rp 4,3 miliar pada 2018. “Untuk tahun 2019 Ini Baznas menargetkan penerimaan sebesar Rp 6 miliar. Saat ini hingga Mei sudah terkumpul Rp 4,6 miliar atau sudah 77,78 persen dari target 2019 ini,” kata Rusdi Effendi AR.
Dalam pengelolaan zakat di Baznas pada 2018, penyerapan atau pendistribusianya sudah Rp 4,2 miliar atau sebesar Rp 96,75 persen. Hasil dari pengumpulan zakat pada 2019 akan disalurkan sesuai program kerja atau rencana kerja 2019.

Baznas punya program kerja, di antaranya Ekonomi Kalsel Sejahtera, Program Kesehatan atau Kalsel sehat, Program Pendidikan atau Kalsel Cerdas, Program Dakwah atau Advokasi Kalsel Religius, dan Program Kemanusiaan atau Kalsel Peduli.
“Harapan kami program yang sudah berjalan maupun yang belum dilaksanakan, dapat maksimal kedepannya,” harapnya. Ia optimis penerimaan zakat terus meningkat setiap tahun seiring membesarnya potensi. Apalagi penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui UPZ-UPZ yang terbentuk.
“Saat ini sudah ada 26 UPZ yang sudah terbentuk, sehingga masih ada 14 SKPD lagi yang belum membentuk UPZ, itupun masih belum maksimal pengumpulannya. Mudah-mudahan dalam tahun ini semua SKPD sudah dapat membentuk UPZ nya masing-masing,” harap Rusdi Effendi.
Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Drs H Abdul Haris, menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk membayarkan zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prov Kalsel.
“Sebagaimana imbauan Pak Gubernur, kami dianjurkan untuk membayar zakat, infaq, atau shadaqah melalui Baznas Prov Kalsel,â€Â kata Abdul Haris usai menyalurkan zakat ke Baznas Provinsi Kalsel di Gedung Idham Chalid, Kamis 23 Mei 2019.
Abdul Haris mengapresiasi penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) Baznas Kalsel dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Yang melakukan penerimaan zakat dengan mendatangi para wajib zakat, terutama di kalangan ASN Pemprov Kalsel,†ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Sekda Abdul Haris, membayarkan zakatnya pribadinya ke Baznas Provinsi Kalsel. Kemudian diikuti oleh para Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel, pejabat structural, dan ASN lingkup Prov Kalsel.
Selain itu, Kapolda Kalsel dan perwakilan Komisaris Bank Kalsel juga menyalurkan zakat pribadinya kepada Baznas Provinsi Kalsel.(rico)
Editor:Cell
-
HEADLINE3 hari yang lalu“Aksi Reset Indonesia” di DPRD Kalsel, Ditinggal Supian HK Tiga Mahasiswa Luka
-
HEADLINE2 hari yang laluDilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01
-
HEADLINE3 hari yang laluHaji 2026: Bandara Syamsudin Noor Siap Terbangkan 6.758 Jemaah
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAliansi BEM se Kalsel: MBG Rawan Bocor, Pengawasan Minim
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluAksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini






