Kota Banjarbaru
STOP PRESS. Pengendara Motor Tewas di Jalan A Yani Km 33, Diduga Laka Tunggal
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kecelakaan tunggal terjadi di wilayah Kota Banjarbaru, tepatnya di Jalan A Yani Km 33, Rabu (22/7/2020), sekitar pukul 22.30 Wita. Dalam peristiwa ini, seorang pengendara motor dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com, pengendara yang tewas tersebut ialah Muhammad Rizky warga Bina Guna, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin. Dalam kejadian ini korban tengah mengendarai sepeda motor Satria F warna hitam.

Rama, rekanan Banjarbaru Emergency, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penelusuran di lokasi kejadian. Diduga kuat korban mengalami laka tunggal saat tengah dalam perjalanan pulang ke rumah.
Baca juga :
“Informasi dari pihak kepolisian, ini merupakan laka tunggal. Korban diduga menabrak median jalan,” ujarnya.
Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan A Yani macet total. Evakuasi dilakukan oleh pihak rekanan emergency dan korban dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.

Rama mengatakan bahwa pihak keluarga korban telah mengetahui kejadian ini. Ia juga mengatakan bahwa saat ini ibu korban tengah dalam perjalanan menuju ke RSD Idaman. “Beberapa keluarga sudah ada yang disini -RSD Idaman-. Tinggal menunggu ibu korban, karena akan merundingkan kapan jenazah akan dimakamkan,” terangnya.
Di sisi lain, Kepala Satlantas Polres Banjarbaru belum dapat dikonfirmasi terkait kejadian ini. (Kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Cell
-
Budaya3 hari yang laluAngie Carvalho Bawakan Dua Lagu ‘Kaum Patah Hati’ Banjarmasin
-
HEADLINE1 hari yang laluTok! Rapat Paripurna Setujui Pemberhentian Ketua DPRD Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluKinerja PLN Terwujud dari Perkuat Keandalan Sistem Komunikasi Radio
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTangis Sukacita Sambut 140 Haji HSU di Kampung Halaman
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN Goes to School di SDN Tiwingan Baru Waduk Riam Kanan
-
Budaya22 jam yang laluMerawat Keroncong dalam Ekosistem Musik Banua


