Kota Banjarbaru
Pemko Banjarbaru Bersama Relawan Siap Siaga Hadapi Karhutla, Sumber Air Sering Jadi Masalah
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru siap siaga untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi terjadi di musim kemarau tahun ini.
Meski Kalsel diprediksi mengalami kemarau basah, namun tercatat periode Januari hingga Mei 2025 sebaran hotspot atau titik panas di wilayah Kalsel masih terdeteksi. Titik panas berpotensi meningkat seiring dengan masuknya musim kemarau yang diprediksi BMKG.
Adapun sebaran hotspot di wilayah Kalsel meliputi kategori rendah atau low sebanyak sebanyak 28 titik, kategori sedang atau medium 5.219 titik dan kategori tinggi atau high satu titik.
Baca juga: Hakim MK Tolak Gugatan PSU Pilwali Banjarbaru

Menyikapi hal ini Pemerintah Kota Banjarbaru bersinergi dengan kepolisian, TNI hingga relawan masyarakat melaksanakan apel kesiapsiagaan lenanggulangan Karhutla 2025, di halaman Mapolres Banjarbaru, Senin (26/5/2025).
Pj Wali Kota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil mengatakan, pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam mengantisipasi bencana karhutla khususnya di Banjarbaru.
“Agar tidak terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya maka sudah kita siapkan, meskipun sampai saat ini tidak ada laporan titik eskalasi besar, mudah-mudahan tidak terjadi,” ujar Pj Wali Kota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil.
Baca juga: Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla, Ini Kata Kapolres HSU
Sinergi dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru dengan merangkul relawan dalam rangkaian apel kesiapsiagaan dan peringatan HUT ke-75 Satpol PP, HUT ke-63 Satlinmas, HUT ke-106 Damkar Kota Banjarbaru.
“Hari ini sekaligus juga kita memperingati HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar Kota Banjarbaru. Hal ini sejalan bagaimana Pemko Banjarbaru memberikan pelayanan sesuai dengan tupoksi dengan lebih baik,” ungkapnya.
Sementara relawan BPK Siaga Laura Kecamatan Liang Anggang, Ahmad Zainuri mengharapkan sinergi dan kerja
sama yang lebih besar lagi dengan pemerintah.
Baca juga: Satresnarkoba Polres HSU Ringkus JY, Simpan 10 Paket Sabu di Dalam Speaker
“Dalam hal tenaga kami sudahd siap, namun kami cukul terkendala di lapangan dengan peralatan yang ada seperti selang-selang kami,” ujar Ahmad Zainuri relawan BPK Siaga Laura Kecamatan Liang Anggang.
Kendala lain yang mereka para relawan alami di lapangan khususnya ketika terjadi bencana Karhutla adalah kesulitan mencari sumber air.
Pihaknya mengaku masih keterbatasan memiliki tangki untuk bisa membawa air lebih banyak dalam hal penanganan Karhutla.
Baca juga: Reses Wakil Rakyat, Nurkhalis Serahkan Mesin Potong Rumput
“Tapi tahun ini yang jelas kami tetap persiapkan anggota dan juga mempersiapkan peralatan untuk mengatasi Karhutla, di Landasan Ulin Utara kejadian karhutla hampir tiap tahun terjadi kebakaran lahan yang parah,” ungkapnya.
Di sisi lain, mereka juga terlibat sebagai masyarakat peduli bencana yang saat ini berperan aktif dalam hal sosialisasi ke masyarakat untuk mengantisipasi Karhutla di Kota Banjarbaru.
“Kita punya program untuk antisipasi kebakaran lahan. Salah satunya adalah memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai bahayanya kebakaran lahan,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPemko Banjarbaru Peringkat Pertama Ikada BKN Terbaik se-Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJalan Veteran Sungai Lulut Amblas, Pertimbangkan Penutupan Masa Perbaikan
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluBanggar DPRD Palangka Raya Soroti Silpa APBD 2025 Capai Rp60,4 Miliar
-
HEADLINE3 hari yang laluBGN Menyetop Pembangunan SPPG, Mitra Klaim Rugi Rp8,7 Triliun
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluBanmus DPRD Kapuas Bahas Jadwal Kegiatan dan Progres Pansus
-
HEADLINE2 hari yang laluTugu Pal 0 Kilometer Banjarmasin Dibuka Nobar Final Piala Dunia


