Connect with us

Kriminal Banjarmasin

Pangkalan Jual Gas Subsidi Lebihi HET di Banjarmasin, Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka

Diterbitkan

pada

Pangkalan gas subsidi di Banjarmasin yang diamankan polisi. Foto : humas Polda Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota Subdit 1 Tindak Pidana Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial LS alias LL (49). Ibu rumah tangga ini ditangkap karena menjual LPG 3 Kg di atas harga eceran tertinggi (HET), Jum’at (2/10/2020) pukul 16.20 Wita.

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i membenarkan pengungkapan kasus tersebut oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Kalsel.

“Karena yang bersangkutan memperdagangkan LPG 3 Kg bersubsidi kepada konsumen dan pengecer di atas harga eceran tertinggi (HET) dengan harga Rp 23.000 per tabung,” jelas Kabid Humas Polda Kalsel.

Ibu rumah tangga yang tidak lain merupakan pengelola pangkalan LPG 3 Kg ini diamankan ditempat usahanya di jalan Kampung Melayu Darat Gang 3 No 5 RT 09 RW 09 Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.



Petugas menemukan barang bukti berupa sebuah sepeda motor Honda Supra, 1 buah karung keranjang, LPG 3 Kg bersubsidi (isi) sebanyak 178 tabung, LPG 3 kg bersubsidi (kosong) sebanyak 100 tabung, spanduk harga HET sebanyak 1 Lembar, Log Book catatan penyaluran LPG 3 Kg dari Januari hingga Agustus 2020.

Diduga pangkalan gas subsidi ini menjual melebihi ketentuan harga penjualan ke konsumen. Ibu rumah tangga ini telah melanggar Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 10 huruf (a) UU RI No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Jo Peraturan Presiden Republik Indonesia No.71 tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Penting.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta mengimbau kepada pangkalan LPG se Kalimanatan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin agar tidak menjual gas melon di atas harga eceran tertinggi (HET). “Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan LPG 3 Kg seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” tukasnya. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->