Connect with us

Kota Banjarbaru

Mesjid As-Salam Mulai Dibangun, Jadi Mesjid ke 107 di Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani secara resmi memulai pembangunan Mesjid As-Salam ditandai dengan peletakan batu, Kamis (7/11) siang. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Satu lagi mesjid akan menghiasi wajah kota Banjarbaru, dimana dalam hal ini Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani secara resmi memulai pembangunan Mesjid As-Salam ditandai dengan peletakan batu, Kamis (7/11) siang.

Kegiatan pembangunan dilaksanakan di Komplek Graha Praja Idaman RT 01/RW 01 Jalan Cempaka Baru, Trans Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka.

Pembangunan Mesjid As Salam diawali oleh pemikiran para warga sekitar komplek, bangunan mesjid didesain seluas 18×18 meter.

Pondasi pembangunan sudah dikerjakan pada proses pembangunan Mesjid As Salam ini. Dengan lokasi yang cukup besar, mesjid ini nantinya bisa menampung jamaah dari dua komplek dan warga sekitar.



Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani bersyukur kegiatan keagamaan tumbuh dan berkembang sangat baik di kota Banjarbaru.

“Apalagi, dalam proses perencanaan pembangunan mesjid ini juga ada melibatkan dari warga non muslim. Sehingga ada saling menghormati meski berbeda agama,” katanya.

Selain itu juga menandakan bahwa masyarakat kota Banjarbaru mempunyai rasa solidaritas dalam masalah keagamaan.

Nadjmi juga menyebutkan, kawasan komplek ini mempunyai prospek yang sangat bagus kedepannya dan akan berkembang. Kawasan jalan ini akan jadi poros Banjarbaru-Kotabaru. 

“Perlu diketahui Mesjid As-Salam ini adalah mesjid yang ke 107 di Kota Banjarbaru, harapan agar cepat rampung dan menjadi masjid yang bisa digunakan sebagai tempat beribadah dengan baik,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani didampingi donatur utama pembangunan mesjid H Wahyu Utomo dan undangan lainnya meletakkan batu pembangunan Mesjid As Salam. Selain itu, Nadjmi juga menyumbangkan dana pembangunan mesjid itu sebesar Rp 50 juta rupiah. 

Sementara itu, Wahyu Utomo menegaskan bahwa pembangunan akan dilakukan dengan sebaik mungkin dan bisa segera rampung.

“Kontruksinya tingkat dua dengan sumber dana dari anggaran swadaya masyarakat. Diperkirakan dana pembangunan mencapai Rp 1,8 miliar. Dengan target pembangunan selama satu tahun,” katanya. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->