Dispersip Kalsel
Menyongsong Normal Baru, Ini yang Dilakukan Perpustakaan Palnam
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sosngsong new normal atau normal baru, Perpustakaan Palnam di bawah pengelolaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan mulai mempersiapkan diri menyambut kenormalan baru.
Salah satu persiapan, diantaranya menyusun dan merapikan koleksi buku di perpustakaan. Sebagian besar merupakan buku yang dipinjam anggota perpustakaan yang telah dikembalikan.
“Kita merapikan buku-buku yang dikembalikan pengunjung selama pandemi kemarin, yang ditaruh di dalam bak yang kita sediakan di teras perpustakaan ke rak-rak buku sesuai klasifikasi masing-masing. Kita juga sambil menyusun buku-buku kokeksi terbaru yang telah selesai diolah oleh Seksi Pengolahan,” kata Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie kepada awak media, Sabtu (30/5/2020) pagi.
Bunda Nunung -sapaannya- melanjutkan, timnya juga sudah mencuci bersih beberapa gazebo di samping gedung utama perpustakaan maupun di belakang kompleks Perpustakaan Palnam. Tujuannya, tentu agar memberikan rasa nyaman kepada pengunjung.

Perpustakaan Palnam siap beroperasi kembali saat kenormalan baru diberlakukan. Foto: Dispersip Kalsel for Kanalkalimantan.
Di samping itu, mantan Kepala Perpustakaan Kota Banjarbaru ini menambahkan, jumlah pengunjung di Perpustakaan Palnam akan dibatasi. Di mana, jarak tempat duduk pembaca juga diatur, termasuk jarak antrian pengunjung di meja sirkulasi maupun di layanan keanggotaan.
“Jika pengunjung banyak maka kita akan arahkan agar sebaiknya pengunjung yang datang hanya untuk memilih buku untuk dipinjam dan dibawa pulang. Atau silakan membaca di luar terutama di gazebo yang sudah kita sediakan agar tidak terjadi kepadatan atau konsentrasi di ruang baca,” jelas Bunda Nunung.

Perpustakaan Palnam siap beroperasi kembali saat kenormalan baru diberlakukan. Foto: Dispersip Kalsel for Kanalkalimantan.
Khusus kids library, ia menambahkan pengunjung juga akan dibatasi. Di mana, nantinya Perpustakaan Palnam hanya menerima kunjungan satu PAUD per hari.
“Pokoknya kita tidak mengejar target jumlah pengunjung,” lugasnya.
Aturan baru ini akan diterapkan, jika kelak pelayanan perpustakaan dibuka ketika kenormalan baru diberlakukan. Kendati demikian, Bunda Nunung menggarisbawahi, selama mengunjungi perpustakaan tetap harus melaksanakan protokol kesehatan.
Lalu, kapan Perpustakaan Palnam akan dibuka kembali untuk umum? Bunda Nunung belum bisa memprediksi, hanya saja jajarannya sudah menyatakan siap kembali membuka pelayanan perpustakaan di Perpustakaan Palnam.
“Kapan mulai diberlakukan waktunya kenormalan baru tidak masalah. Yang penting kita sudah bergerak dan siap menyongsong kenormalan baru,” pungkas Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Hukum2 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluWamendikdasmen RI Hadiri Pencanangan Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara16 jam yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme





