Connect with us

Hukum

Masyarakat Anti Korupsi Kalsel Cium ‘Bau’ Kolusi di Pemkab Banjar

Diterbitkan

pada

Ilustrasi korupsi kolusi nepotisme. Foto : net

MARTAPURA, Masyarakat Anti Korupsi Kalimantan Selatan, A Ghani menyebut ada pejabat di Pemkab Banjar yang bermain proyek. Salah satu modusnya menyuruh  bawahannya membangun perusahan untuk menggarap sejumlah proyek PL.

Bentuk kolusi semacam ini sudah diketahui sejak beberapa tahun lalu. Dan sudah mencatat nama perusahan dan beberapa proyek yang dikerjakan tersebut.

“Proyek yang dikerjakan itu sudah kami lingkaran merah,  dan sudah ada kami duga ketahui itu melanggar aturan,” akunya.

Ditanya kejelasan siapa yang melakukan dugaan tersebut atau pejabat yang bersangkutan dan apa nama perusahaan yang diduga bermain proyek PL tersebut,  A Ghani masih enggan menyebutkan secara pasti.

“Nanti adalah kita bocorkan apa dan siapanya yang kita maksud ini, intinya jangan bermain sehingga merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ditempat terpisah Sekda Banjar IGN Yudiana mengatakan terkait dugaan permainan pelanggaran yang dilakukan ASN Pemkab Banjar mengatakan, apabila yang bersangkutan memang banar terjadi agar segera mengundurkan diri dari jabatannya.

“Yang jelas kita pelajari dulu kebenarannya, ini yang dimaksud LSM itu atas nama siapa kita masih menerawang dan masih belum tahu siapa orangnya,” katanya.

Dirinya mengaku sebagai pembina harus mempelajari dulu temuan tersebut apabila datanya lengkap akan menindak lanjuti dan membahas soal tersebut. Apakah yang bersangkutan bersedia mencabut usahanya atau yang bersangkutan mengundurkan diri.

Sementara pihak Kejaksaan Negeri Martapura melalui Kasi Pidsus, Tri Taruna Fariadi SH mengatakan, kalau di lapangan ada temuan seperti itu, silakan laporkan kepada Kejaksaan Banjar.

Ditanya apakah proyek yang bermuatan kolusi, itu akan diproses secara hukum, “Iya, semua dugaan proyek yang ada kolusinya akan kita proses secara hukum,” tegas Tri Taruna. (rendy) 

Reporter: Rendy
Editor: Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->