Masih ‘Sarang’ Maksiat ? Buktinya 1.613 Botol Miras Ada di Pembatuan - Kanal Kalimantan
Connect with us

Hukum

Masih ‘Sarang’ Maksiat ? Buktinya 1.613 Botol Miras Ada di Pembatuan

Diterbitkan

pada

Temuan ribuan botol miras di eks lokalisasi Pembatuan hasil operasi gabungan. Foto : satpol pp banjarbaru

BANJARBARU, Ribuan botol miras berbagai merk ditemukan operasi gabungan Satpol PP Kota Banjarbaru bersama Polres Banjarbaru dan TNI di eks lokalisasi Pembatuan, Sabtu (1/9) pukul 21.00 Wita.

Sebelumnya pihak berwenang melakukan razia di jalan Kenanga wilayah eks lokalisasi Pembatuan, namun saat itu kosong dan tidak menunjukan adanya aktifitas mencurigakan. Selanjutnya tim gabungan kemudian bergerak ke warung LIK Liang Anggang dan sama seperti tempat sebelumnya, mereka juga tidak ada menemukan adanya pelanggran. Diduga operasi gabungan sudah bocor terlebih dahulu.

Meski begitu tim gabungan masih belum patah arang, PPNS Satpol PP Banjarbaru Yanto Hidayat mengungkapkan, inisiatif untuk bergerak kembali ke eks lokalisasi Pembatuan dilakukan, karena disinyalir ada yang mencurigakan dari salah satu rumah.

Benar saja, anggota yang bergerak ke rumah tersebut melakukan penggeledahan ditemukan banyak dus beriskan minuman berbagai jenis dengan jumlah hingga ribuan botol.

“Saat anggota membuka rumah tersebut ada 2 perempuan di rumah itu, ketika penggeledahan ditemukan minuman berbagai jenis. Total keseleluruhannya ada 1.613 botol,” ungkapnya.

Tercatat jenis minuman keras tersebut yaitu guinnes, anggur merah, asoka, vodka, wisky, jack daniel, red label, black label, new port, malaga, drum, bir angker, stoch.




Untuk tersangka sendiri belum diketahui identitasnya, namun diketahui seorang perempuan yang mengaku pemilik miras dan  penyewa rumah tersebut

“Tersangkanya seorang perempuan. Satu orang diduga PSK juga kita amankan tapi nanti kita minta keterangan dulu apa dia juga terlibat dalam kepemilikan miras itu,” kata Yanto.

Temuan ini merupakan ‘tangkapan’ paling besar bagi Satpol PP sepanjang tahun 2018. Ribuan miras tersebut saat ini masih tersimpan di kantor Satpol PP Banjarbaru. Rencananya kasus ini akan disidangkan pada Selasa (4/9). (rico)

Reporter : Rico
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 37
    Shares
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan