Connect with us

Kabupaten Banjar

Lomba Kue Tradisional Kabupaten Banjar, RSUD Ratu Zalecha Juara Pertama

Diterbitkan

pada

Lomba Kue Tradisional Kabupaten Banjar tahun 2026 yang dilaksanakan, Senin (24/8/2026) pagi. Foto: dksipbanjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tim dari RSUD Ratu Zalecha Martapura keluar sebagai juara pertama pada Lomba Kue Tradisional Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan, Senin (24/8/2026) pagi.

Untuk terbaik kedua diraih Setda Kabupaten Banjar dan terbaik ketiga Persit Kodim. Sementara Harapan I diraih Inspektorat, Harapan II Dinas Pertanian dan Harapan III Kejaksaan Negeri.

Kategori favorit diraih Bhayangkari dan Perumda Pasar Bauntung Batuah, sedangkan penghargaan apresiasi diberikan kepada Gatriwara Kabupaten Banjar.

Lomba Kue Tradisional Kabupaten Banjar tahun 2026 yang dilaksanakan, Senin (24/8/2026) pagi. Foto: dksipbanjar

Baca juga : Menembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker

Lomba itu digelar Pemerintah Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Dekranasda setempat melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Banjar.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas para ibu dalam mengolah bahan pangan menjadi hidangan yang lezat, bernilai jual dan berpotensi dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Untuk melestarikan kuliner tradisional Banjar yang berbahan dasar lokal, salah satunya melalui lomba membuat ayam goreng frozen food.

Lomba Kue Tradisional Kabupaten Banjar tahun 2026 yang dilaksanakan, Senin (24/8/2026) pagi. Foto: dksipbanjar

Baca juga : Jadi Anggota Paskibraka di Istana Merdeka, Bupati Banjar Beri Hadiah Umrah untuk Adlina

“Ini merupakan masakan sederhana yang bisa dihidangkan saat sahur di bulan Ramadan,” ujar Nurgita saat membuka kegiatan.

Menurut dia, lomba tersebut juga menjadi momentum untuk menggali potensi para kader agar mampu mengolah ayam menjadi makanan yang lezat sekaligus tahan disimpan dalam bentuk frozen food tanpa menggunakan bahan pengawet.

“Semoga kegiatan hari ini mempererat silaturahmi dan kebersamaan kita, menumbuhkan ekonomi kreatif serta memberikan peluang kepada perempuan-perempuan Kabupaten Banjar untuk saling mengedukasi satu sama lain,” harap dia.

Lomba Kue Tradisional Kabupaten Banjar tahun 2026 yang dilaksanakan, Senin (24/8/2026) pagi. Foto: dksipbanjar

Baca juga : Krisis Air Pemadaman Karhutla di Kalsel, Pemerintah Siapkan Sumur Bor

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar H Irwan Jaya melalui Kepala Bidang Kebudayaan Muhammad Syahid menjelaskan, Lomba Kue Tradisional merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Disbudporapar yang bertujuan melestarikan budaya Banjar, khususnya makanan khas dan kue tradisional Banjar,” jelas Syahid.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banjar, instansi vertikal dan perusahaan daerah.

Baca juga : ‎Inovasi PATUH HSU: Percepat Tindak Lanjut Pemeriksaab BPK RI

Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, silaturahmi serta semangat memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam lomba yang terdiri dari 28 SKPD, empat perusahaan daerah dan empat unit Forkopimda Kabupaten Banjar.

Peserta berkompetisi dalam empat kategori, yakni lomba asinan ragam buah lokal, kreasi puding ragam buah Indonesia, nasi goreng selimut dan ayam goreng frozen food. (Kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)

‎Reporter: dksipbanjar/kk
Editor: dhani


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca