Kota Banjarmasin
Lolos Passing Grade Tes CPNS Pemkot Banjarmasin di Bawah 1 %
BANJARMASIN, Hari kedua dari enam hari jadwal tes CPNS di lingkungan Pemkot Banjarmasin, Selasa (6/11/2018), berlangsung di tiga titik lokasi, di SMAN 1 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarmasin, dan SMKN 1 Banjarmasin.
Kabid Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi ASN BKD Kota Banjarmasin, Fauzan mengatakan, sejauh ini pelaksanaan tes CPNS berjalan dengan lancar.
“Untuk sistem internet, jaringan, dan listrik semuanya berjalan dengan lancar,†ujarnya.
Untuk formasi CPNS Kota Banjarmasin tahun 2018 ada 387 formasi yang dibutuhkan. Dari 5.620 pelamar, lolos administrasi berjumlah 5.224 orang. Formasi yang dicari kali ini banyak untuk kesehatan dan pendidikan.
Dalam tes pelaksanan hari pertama kemarin, berdasarkan instruksi dari pusat dilaksanakan sebanyak tiga sesi dan untuk hari Selasa hingga Kamis sebanyak empat sesi. Hari terakhir, Jumat, ada dua sesi. Setiap sesinya diikuti oleh 100 peserta tes.
Fauzan menambahkan, sejauh ini para peserta tes yang lulus passing grade masih sangat kecil. “Ya barangkali kisaran 1 persen saja yang lolos. Untuk sesi pertama hari Senin saja hanya 16 peserta yang lolos,†ujarnya.
Jika ke depan formasi CPNS yang dicari masih kosong, Fauzan berharap seleksi CPNS ini ada kebijakan dari pusat, misalnya formasi-formasi yang tidak terpenuhi bisa diambil ranking yang di bawahnya atau diadakan seleksi kembali.
“Memang pengalaman sebelumnya kita pernah melaksanakan di tahun 2013, Pemkot dapat jatah formasi tenaga guru sebanyak 59. Ternyata yang lulus passing grade cuma 27 peserta. Itu kemarin tidak ada kebijakan selanjutnya dari pemerintah pusat, jadi formasi hilang begitu saja,†beber Fauzan.
Harapan Fauzan di hari tes berikutnya peserta yang lulus passing grade akan lebih banyak, karena tentu akan ada kerugian di daerah jika formasi tetap kosong. “Kita kekurangan guru SD khususnya. Kalau informasinya, sampai 350-an yang kurang,†kata saah satu pejabat di BKD Kota Banjarmasin ini.
Sekadar diketahui Pemkot Banjarmasin mempunyai 2 formasi untuk kuota disabilitas. Namun jika tidak ada peserta disabilitas yang mendaftar, maka posisi tersebut bisa diisi oleh pelamar umum dan untuk Banjarmasin tidak ada posisi untuk para pelamar yang cumlaude. (mario)ÂÂ
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Hukum3 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
HEADLINE1 hari yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluSilaturrahmi Bersama Jurnalis, Bupati Wiyatno : Program Kampung Nelayan Merah Putih di Kapuas Kuala






