Leila S Chudori Sambangi Palnam untuk Meet n Greet Penulis Banua - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kota Banjarmasin

Leila S Chudori Sambangi Palnam untuk Meet n Greet Penulis Banua

Diterbitkan

pada

Leila S Chudori akan mengisi meet n greet di Perpusda Palnam Foto: net

BANJARMASIN, Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah Kalsel kembali mengadirkan seorang penulis yang telah lama mengharumkan nama Indonesia di manca negara. Ialah Leila S Chudori yang akan mengisi acara meet n greet yang bertempat aula Perpusda Palnam, Sabtu (11/8).

Leila Salikha Chudori wanita yang lahir pada tanggal 12 Desember 1962, ia seorang penulis Indonesia yang sudah cerpen-cerpennya sudah dipublikasi sejak masih kanak-kanak. Setelah menempuh Pendidikan di Trent University, Kanada dalam bidang Political Studies dan Comparative Development Studies, Leila menerbitkan antologi cerita pendek Malam Terakhir (Pustaka Utama Grafiti , 1989 yang kemudian diterbitkan ulang oleh Kepustakaan Populer Gramedia 2009). Tahun 1989 Leila bergabung dengan majalah Tempo dan bekerja di sana hingga masa pensiunnya Desember 2017 lalu.

Pada Tahun 2006, Leila menggagas dan menulis skenario drama serial mini televisi Dunia Tanpa Koma produksi SinemArt yang dibintangi antara lain oleh Dian Sastrowardoyo, Tora Sudiro, Slamet Rahardjo, Wulan Guritno dan mendapatkan penghargaan sebagai Sinetron Terbaik Festival Film Bandung dan Leila sendiri mendapatkan penghargaan Penulis Skenario Terbaik Festival Film Bandung. Tahun 2008, Leila bekerja sama dengan SinemArt dan Mile Films memproduksi Drupadi yang sekali lagi dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan disutradarai oleh Riri Riza.

Di Tahun 2012, Leila meluncurkan novel pertamanya berjudul Pulang sepanjang 458 halaman yang menceritakan dua generasi Indonesia yang terdampar di Paris. Novel ini menceritakan tentang empat wartawan Indonesia yang tak bisa kembali ke Indonesia setelah peristiwa tragedy 1965. Novel ini memenangkan Khatulistiwa Award untuk Prosa Terbaik 2013 dan dipuji oleh Publishers Weekly sebagai  “ a remarkable book …” dan  “it’s an ambitious saga that intertwines narration from various generations and creates a wide-ranging picture of Indonesia.” World Literature Today  memasukkan novel “Pulang” yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi  “Home”  (terjemahan  John H.McGlynn, diterbitkan oleh Yayasan Lontar dan oleh Deep Vellum, AS).

Tahun 2015m World Literature memasukkan “Home”  sebagai satu dari 75 Novel Terjemahan yang Diperhatikan (75 Notable Translations of 2015). Novel ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Prancis, Belanda, Jerman serta  Italia dan Tahun 2017, Leila meluncurkan novel keduanya berjudul “Laut Bercerita” (The Sea Speaks His Name)  yang berkisah tentang para aktivis yang diculik pada tahun 1998 dan belum kembali hingga kini, sekaligus kisah para keluarganya yang terus mencari anaknya.  Peluncuran novel ini sekaligus disertai penayangan film pendek “Laut Bercerita” yang disutradarai Pritagita Arianegara dan diproduksi Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Cineria Films, dengan pemain Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo.

Sementara itu Kadispersip Prov Kalsel Hj Nurliani Dardie mengatakan bahwa dirinya telah merencanakan jauh jauh hari untuk megundang sosok Leila SC tersebut. Karena dirinya termasuk orang yang mengagumi hasil karya dari penulis yang sempat bersekolah di Kanada itu. “Akhirnya bisa memboyong mba Leila ke Kalsel untuk meet n greet,” ucapnya.

Dirinya menambahkan juga telah nanti untuk ruang aula nanti akan disiap bagi pengunjung yang akan berhadir dalam acara tersebut. “Besok sudah meet n greet, aula sudah dipersiapkan,” katanya. (ammar)

Reporter: Ammar
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
  • 3
    Shares
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan