Kabupaten Banjar
Lagi, Monyet Liar Serang Warga Martapura. Satu Orang Luka Dibawa ke RS Ratu Zalecha!
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Warga di Komplek Suaka Indah Desa Indrasari, Martapura resah atas monyet yang berkeliaran sejak beberapa bulan terakhir. Pada Sabtu (3/4/2021), seorang remaja bernama Oval (13) menjadi korban gigitan monyet hingga harus dibawa ke RS Ratu Zalecha, Martapura.
Kepala Unit Pelaksana teknis (UPT ) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi kepada Kanalkalimantan.com, mengatakan telah menerima laporan adanya korban gigitan monyet liar tersebut.
“Kami juga masih berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan (Dinas Peternaakn dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Banjar,” ungkap Yudhi saat dihubungi Sabtu (3/4/2021) malam.
Yudhi menjelaskan, sejauh ini telah ada 3 korban yang melapor, 2 terkena gigitan dan 1 lagi mengalami luka cakaran. Dalam penjelasannya, Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar ini memaparkan bahwa laporan pertama masuk pada Senin (8/2/2021).
“Isi laporan tersebut ada monyet yang masuk ke perumahan warga dan menggigit anak kecil, atas laporan tersebut pihak kami mengerahkan 5 orang petugas untuk mengecek lokasi,” papar Yudhi.
Menurut informasi yang didapat pihak Damkar Kabupaten Banjar, korban atas nama Hasanudin mengalami luka bekas gigitan pada bagian paha dengan luka yang cukup parah.
Kemudian, korban atas nama Rajik Al-Banjari mengalami luka gores pada bagian tangan dan korban atas nama Oval sekarang sedang ditangani oleh petugas medis di Rumah Sakit Ratu Zalecha, Martapura.
Warga yang melapor menceritakan, monyet yang masuk area pemukiman dan menyerang warga sekitar, kejadian tersebut langsung direspons cepat oleh petugas Damkar dengan melakukan pengecekan dan penyisiran area sekitar.
“Sampai saat ini, pihak kami tengah survei di tempat kejadian,” pungkas Yudhi.(kanalkalimantan.com/Nissa/tius)
Editor : Cell
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus1 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluMusancab dan Pendidikan Politik Perkuat Konsolidasi PDI P Kapuas





