Kanal
Ketua TP-PKK Kabupaten Banjar Resmikan Rumah Jamur di Desa Sungai Batang
MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banjar, canangkan percontohan rumah jamur Kelompok Tani Kerjasama yang berada di Desa Sungai Batang Martapura, Rabu (16/5).
Kepala Dinas TPH Kabupaten Banjar H M Fachry menjelaskan adapun tujuan dari percontohan rumah jamur Kelompok Tani Kerjasama di Desa Sungai Batang Martapura ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyatakat pedesaan tanpa harus mengganggu aktivitas yang mereka jalankan sehari-hari. Sebab budidaya jamur dianggap sebagai budidaya yang sangat mudah dan tidak rumit untuk dilakukan oleh siapa saja.
“Jamur merupakan komuditas hortikultura yang menjanjikan karena permintaannya di pasar cukup besar dan terutama di pasar modern, usaha yang di bilang tidak terlalu rumit dan bisa sambil di kerjakan di sela kegiatan yang lainnya tanpa harus mengganggu aktivitas yang lain, sehingga para petani dapat meningkatkan ekonomi mereka,†tegasnya Fachry.
Menurut Fachry jamur dengan beberapa produk olahannya juga mempunyai peluang dan nilai ekonomis untuk di kembangkan, berapapun produk jamur yang di kembangkan pasti akan laris karena permintaannya yang banyak.
“Jamur dapat diolah menjadi produk yang berdaya jual tinggi seperti krspy jamur, resoles jamur,bolu jamur, burger jamur, sate jamur,es cream jamie, stick jamur dan semua dari jamur. Apalagi permintaan produk jamur terus bertambah seiring waktu sehingga jamur dapat menjadi bisnis kuliner di bidang olahan makanan dan pasti dapat menguntungkan kedepannya,†ujarnya.
Fachry juga menjanjikan pada tahun depan akan membangun percontohan rumah-rumah jamur di desa yang lainnya, menurutnya dinas TPH hanya mempunyai kemampuan untuk percontohannya saja. Sedangkan untuk pengembangannya diharapkan pembakal dapat menggunakan dengan dana desa.
“Saya mengharapkan pembakal juga dapat mengembangkan usaha ini dengan dana desa, bagi yang ingin membangun rumah jamur silahkan usulkan kepada pembakal, mengapa demikian? karena sebahagian dananya itu di gunakan untuk pemberdayaan usaha ekonomi, tidak hanya untuk fisik serta pengembangan pembangunan,†sahutnya.
Masih menurut Fachry disamping mengembangkan komuditas tanaman pangan dan hortikultura pihaknya juga ingin mengembangkan olahan dan pasar karena pola usaha tani yang saat ini dilakukan oleh masyarakat adalah tanam-petik-jual.
“kedepan kami akan mengubah pola ini melalui pola tanam-petik-olah-jual, jamur contohnya, jika tidak di olah merupakan produk yang tidak bisa tahan lama, maka dari itu produk olahan dirasa cukup penting mengingat dapat di simpan lebih lama†pungkasnya.
Masih di tempat yang sama ketika meresmikan percontohan rumah jamur kelompok tani Desa Sungai Batang Martapura, ketua TP-PKK Hj. Raudatul Wardiyah yang sangat mendukung dengan kegiatan yang telah dilakukan ini oleh kelompok tani ini mengatakan, dengan keadaan pertanian dengan hasil yang sudah mulai berkurang karena buruknya system perairan yang ada di Desa Sungai Batang seperti sekarang ini, tentunya mengurai pendapatan para petani di sana.
“Saya mengharapkan dengan adanya percontohan rumah jamur ini dapat kembali meningkatkan perekonomian masyarakat desa tanpa harus mengganggu waktu bertani mereka, jadi tolong jika ada kelompok tani di kampung yang lain menginginkan hal serupa bisa di konfirmasikan kepada kepala desa agar bisa di canangkan lagi dengan mengunakan dana desa,†Pungkasnya. (rendy)
Ediotr : Chell
-
kampus3 hari yang laluPJTD LPM Warta JITU 2026 Mendidik Calon Jurnalis Muda
-
Kalimantan Timur3 hari yang laluTim Ahli Gubernur Kaltim Diminta Benahi Kebijakan Rudy Mas’ud
-
Kriminal Banjarmasin3 hari yang laluPengeroyokan di Sungai Andai Banjarmasin, Tiga Remaja Diringkus Polisi
-
HEADLINE3 hari yang laluPertamax Turbo Naik Tajam, Ini Kata Bahlil
-
Infografis Kanalkalimantan1 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis2 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung







