Connect with us

Kabupaten Banjar

Kalsel Unggul dalam Penanggulangan Kemiskina, Bupati Banjar Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Diterbitkan

pada

Pemberian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang dilaksanakan Kemendagri RI, Selasa (5/5/2026) malam di Balikpapan, Kalimantan Timur. Foto: DKISP Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BALIKPAPAN – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menghadiri pemberian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Selasa (5/5/2026) malam di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dengan pendekatan regional yang dibagi ke dalam beberapa gelombang di seluruh Indonesia. Kegiatan ini mencakup wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku – Nusa Tenggara hingga Papua.

Untuk regional Kalimantan, ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dilaksanakan di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026) malam.

Baca juga: Target Pertumbuhan 5 Persen Kunjungan Wisatawan di Kalsel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berhasil meraih penghargaan Juara I pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan tersebut diumumkan saat sesi talkshow sore hari sebelum acara puncak, di mana Gubernur Kalsel H Muhidin memaparkan capaian daerahnya.

Muhidin menyampaikan, keberhasilan penanganan stunting di Kalsel menunjukkan hasil yang cukup baik. Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan signifikan, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

“Dalam penanganan stunting di antaranya dilakukan dengan pemenuhan gizi bagi ibu hamil, menyusui, serta balita oleh kader PKK dan Posyandu melalui program bidan jemput bola untuk pendataan. Selain itu juga dilakukan pemberian vitamin dan imunisasi bagi calon pengantin melalui Dinas Kesehatan dan PMD,” ujar Muhidin.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari diskusi internal Kemendagri mengenai peran kementerian sebagai pembina dan pengawas pemerintah daerah.

Baca juga: Kembali Raih Opini WTP, Pemkab Banjar Terima LHP atas LKPD 2025

“Kita tidak menerapkan sistem otonomi penuh, melainkan semi otonomi. Ada sejumlah kewenangan pusat untuk mengendalikan daerah melalui Kemendagri, dan untuk kabupaten/kota diwakilkan kepada gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat,” jelas dia.

Ia menambahkan, apabila gubernur dinilai tidak mampu menjalankan kewenangan tersebut dengan baik, maka kewenangan tersebut dapat ditarik kembali ke pemerintah pusat.
Menurut Tito, Kemendagri memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah melalui motivasi dan dorongan agar kepala daerah mampu berprestasi dan menjalankan tugas secara optimal.

Baca juga: Lelaki Mabuk Bakar Rumah di Samarinda Nyaris Tewas Diamuk Massa

“Sebagai kepala daerah yang dipilih rakyat, metode terbaik adalah menciptakan iklim kompetitif yang sehat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banjar Saidi Mansyur menyampaikan bahwa ajang apresiasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

“Apresiasi seperti ini diharapkan mampu memotivasi semua pihak untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” katanya.

Baca juga: Maniah Asal Kotawaringin Barat Wafat di Tenda Arafah

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, serta seluruh kepala daerah se-Kalimantan. (Kanalkalimantan.com/dkispbanjar)

Reporter: kk
Editor: Dhani


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca