Connect with us

Kriminal Tala

Kabur, Tersangka Penembak Polisi Tala Buang Senjata Laras Panjang

Diterbitkan

pada

Senpi yang digunakan tersangka Khairullah Foto: ist

BANJARBARU, Sejak semula sebelum proses penangkapan terhadap tersangka pencuri sapi Khairullah, jajaran tim buru sergap sudah dinfokan bahwa yang bersangkutan berbahaya! Itu karena Khairullah memiliki dua pucuk senpi, terdiri dari 1 pucuk senjata api genggam rakitan dan 1 pucuk senjata laras panjang. Dalam proses pengejaran, salah satu senjata laras panjang tersebut dibuang pelaku penembakan.

Dari foto, nampak senjata laras panjang warna hitam bermotif lidah api warna hijau tergeletak di jalan. Ada delapan peluru tajam yang kemudian dikumpulkan polisi di senjata yang dibawa oleh Khairullah tersebut.

Namun, hingga kini belum bisa didapatkan keterangan dari Polres Tanah Laut, terkait senjata dan posisi tersangka Khairullah usai menembak anggota intel Polsek Panyipatan Polres Tala, Brigadir Edi Rapi Susanto dan seorang warga sipil bernama Novianti.

Yang jelas, informasi terbaru yang dihimpun Kanalkalimantan.com, bahwa saat ini pelaku masih dalam pengajaran usai kabur ke hutan karet di dekat lokasi penggerebekan, Sabtu (7/9). “Tunggu aja, nanti informasi akan diberikan oleh Polres Tala,” kata perwira polisi yang dihubungi kanalkalimantan.com tadi malam.

Peristiwa ini bermula dari sebuah kasus pencurian sapi pada Minggu (1/9) pukul 21.05 WIB. Ketika itu, telah terjadi pencurian sapi warga dengan modus operandi tersangka Khairullah memberi makanan sapi yang ada racunnya. Kemudian setelah sapi tumbang, di potong di tempat. Peristiwa itu terjadi di Jalan Trans Kalimantan Km. 35,5 Desa Tumbang Nusa RT. 04,  tepatnya di bawah Jembatan Layang Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalteng.

 Setelah olah TKP dilakukan penyelidikan baik berdasarkan info di lapangan maupun secara IT, diperoleh informasi pelakunya berada di Pelaihari, Kalsel.  Tim Resmob Sat Reskrim Polres Pulang Pisau melakukan pengejaran terhadap pelaku di Kecamatan Pelaihari. Mereka sebelumnya berkoordinasi dengan Resmob Polda Kalsel kemudian dilanjutkan dengan Resmob Polres Tanah Laut.

Pada  Sabtu (7/9) sekira jam 12.00 WIB, tim Resmob 2 Polres menuju ke sasaran rumah tersangka dengan sebelumnya mampir di Polsek Panyipatan. Kemudian 1 anggota intel Polsek dan 1 anggota eskrim Polres Pulang Pisau mengecek keberadaan tersangka di rumahnya.

Setelah dilihat bahwa di rumah tersebut ada mobil tersangka (sama dengan mobil yang dilihat saksi di TKP pencurian sapi), 2 anggota tetrsebut kembali ke Mapolsek untuk berkoordinasi guna melakukan penangkapan.

Usai berkoordinasi dengan sisa tim lainnya, tim berangkat menuju rumah tersangka menggunakan 3 mobil mendekati rumah tersangka. Tim melihat mobil tersangka keluar dari rumah kemudian dikejar. Sekira jarak 1,5 km dari rumah tersangka, 2 mobil anggota mendahului mobil tersangka dan 1 mobil anggota mengepung dari arah belakang lalu memblokade jalannya mobil tersangka.

Mengingat saat penyelidikan di dapatkan informasi bahwa tersangka memiliki 1 pucuk senjata api genggam rakitan dan 1 pucuk senjata laras panjang, maka anggota setelah memblokade memerintahkan untuk penumpang turun dan memberikan tembakan peringatan.

Namun ternyata, dari dalam mobil terdengar suara tembakan dan mengenai punggung bawah kiri Brigadir Edi Rapi Susanto, anggota Intel Polsek Panyipatan yang turut membackup giat penangkapan.

Melihat hal tersebut sebagian anggota menolong angggota yang tertembak, sebagian lagi menembak balik mobil Toyota Innova warna silver Nopol : DA 8372 BH .

Setelah itu mobil tersangka berjalan lagi dengan menabrak mobil aanggota. Baik yang melakukan blokade di depan maupun yang di belakang dan melarikan diri. Sekira kurang lebih 2 Km dari lokasi penembakan, mobil tersangka berhenti dengan kondisi pintu sudah terbuka semua. Di dapati ternyata di dalam mobil tersebut ada 3 orang penumpag (1 dewasa atasnama Irwansyah, dan 2 anak kecil laki-laki atasnama Gazali Akbar dan seorang anak perempuan atas nama Novianti binti Pariyono.) Mereka warga desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan dengan posisi duduk. Dan anak perempuan atasnama Novianti terluka tembak di bagian kepala depan sebelah kanan.(rico/fikri)

Reporter : Rico/Fikri
Editor : Chell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->