Kanal
Jalan di Desa Hapingin Mendadak Amblas, BPBD HST Lakukan Antisipasi
BARABAI, Masyarakat di deareh Pasar Lama, Batang Alai Utara, tepatnya di Desa Hapingin RT 9 RW 3, dikejutkan dengan jalan yang mendadak ambles pada Sabtu (1/6). Penurunan ruas jalan tersebut hingga mencapai sepanjang kurang lebih 60 meter dengan kedalaman 10-30 cm.
Kepala Pelaksana BPBD Hulu Sungai Tengah Budi Haryanto membeberkan jika amblasnya tanah tersebut terjadi pada Sabtu (1/6) dini hari. Ia mengaku belum mengetahui pasti penyebab tanah yang amblas. Namun, pihaknya menduga jika amblasnya tanah tersebut karena adanya penambangan pasir yang berdekatan dengan jalan tersebut.
“Berdasarkan info dari berbagai sumber, penyebabnya karena dahulu di sekitar lokasi ada yang mengambil pasir di sungai. Sehingga menyebabkan tanah menjadi tergerus oleh aliran sungai,” katanya.

Selain itu, bebernya, tekstur tanah di bawah jalan yang amblas juga lembek. Sehingga jika diguyur hujan atau debit air sungai meningkat, memungkinkan terjadinya tanah amblas. Hasil pemantauan anggotanya di lapangan ada penurunan lagi sekitar 20 sentimeter. Sehingga tak menutup kemungkinan adanya amblas susulan. “Anggota kami terus memeriksa di lapangan,” ujarnya.
Hal serupa juga ditimpali oleh Danramil 1002-02/Ilung, Kapten Arh Sulasito. Ia menduga amblasnya tanah karena pergeseran struktur tanah. Apalagi sungai disebelahnya bekas penambangan pasir yang memakai mesin dumping. “Kami juga memerintahkan anggota untuk memantau lokasi bencana sambil pengamanan wilayah,” bebernya.
Sementara salah seorang warga mengatakan, rekahan jalan sudah terlihat sejak 28 Mei. Tapi rekahan jalan itu masih sedikit. Pada Sabtu (1/6), baru kerusakan bertambah parah dan semakin melebar.
Sementara itu, Plt Camat Batara Riswandi mengaku sudah berkoordinasi dengan BPBD maupun Dinas PUPR HST penangangan cepat. Mengingat status jalan di Desa Hapingin itu milik pemerintah HST. “Karena kejadian ini merupakan bencana jadi perlu secepatnya diperbaiki,†katanya.(rico)
Editor:Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDilantik Sebagai Ketua BPC HIPMI Banjar, Muhammad Zaini Fokus pada Pengaderan dan Pembinaan Anggota
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluMeriahkan Hari Jadi Banjarbaru, PTAM Intan Banjar Promo Pasang Baru dan Aktifkan Kembali
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluSusur Sungai Pembersihan Bantaran Sungai Karet Loktabat Utara
-
HEADLINE1 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Budaya2 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026






