Connect with us

Kota Banjarbaru

Jadi Langganan Banjir, PUPR Akan Tata Lokasi Perumahan di Kemuning

Diterbitkan

pada

Banjir yang terjadi di kawasan Kemuning sudah menjadi langganan saat intensitas hujan tinggi Foto : istimewa

BANJARBARU, Hujan deras intensitas tinggi beberapa hari terakhir berimbas pada banjir yang terjadi di beberapa wilayah dan ruas jalan protokol di Kota Banjarbaru. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, banjir terparah terjadi di Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kamis (6/12).

Plt Kalak BPBD Banjarbaru Nizam Syarief mengungkapkan, banjir tersebut dikarenakan hujan lebat dan angin kencang yang mengguyur Banjarbaru selama 3 jam pada Kamis lalu. Akibatnya luapan air sungai di wilayah Kecamatan Cempaka tidak dapat terbendung dan merendam rumah warga serta sejumlah fasilitas umum.

“Hujannya pukul 14.00 sampai 17.00 Wita dan kejadiannya pukul 18.30 Wita. Yang paling parah terjadi di Jalan Alternatif RT 29 RW 02 kelurahan Cempaka. Tingginya sampai pinggang orang dewasa,” ungkapnya kepada kanalkalimantan.com, Jumat (7/12).

Tercatat, banjir di RT 29 RW 02 berdampak parah pada 8 unit rumah warga yang terdiri dari 10 Kepala Keluarga (KL) yang diantaranya terdapat balita dan anak-anak. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada ditemukannya korban jiwa.

Kondisi yang memperihatinkan tersebut, langsung ditanggapi BPBD Banjarbaru dengan cepat melakukan upaya bantuan dan evakuasi terhadap warga yang terkena dampak banjir, pada malam harinya. Sejumlah bantuan logistik juga turut disalurkan kepada para korban yang mana turut dihadiri Camat Cempaka.

“Tadi malam kita langsung menyalurkan bantuan logistik seperti terpal, matras, selimut, gula, Family Kit, lauk pauk, tambahan gizi, tas sekolah anak dan lain-lain. Kita juga mendirikan 1 tenda darurat untuk tempat tinggal sementara para korban,” ungkapnya.

Selain banjir di RT 29 RW 02, berdasarkan data yang terhimpun dari hasil koordinasi dengan Ketua Forum RT/RW , data sementara daerah yang terendam banjir diantaranya RT 22, 23 dan 08 sekitar 60 rumah. Lalu di RT 15 dan 16 sekitar 20 rumah, RT 06 sekitar 35 rumah, RT 25 sekitar 20 rumah, RT 05 sekitar 20 rumah. Untuk fasilitas umum yang terkena dampak banjir, berupa Mts dan Ma Mifathul Khairiyah beserta langgar juga terkena dampak banjir.

Saat ini debit air mulai berangsur-angsur turun namun untuk kerugian materil belum dapat diperhitungkan. Nizam menghimbau agar warga untuk waspada. Sebab, ada kemungkinan banjir akan kembali datang di Cempaka melihat kondisi hujan yang akan melanda kota Banjarbaru beberaa hari kedepan.

“Saya mengimbau untuk masyarakat agar waspada banjir karena melihat kondisi cuaca kedepannya masih akan terjadi hujan. Tapi saya juga berdoa agar hujan tidak sering terjadi agar warga bisa beraktivitas lagi,” ujarnya.

Kawasan Sungai Kemuning Langganan Banjir

Di sisi lain, banjir juga terjadi di Jalan Protokol  tiga hari sebelumnya, Selasa (4/12). Dari pantauan langsung ke titik-titik rawan banjir di Kota Banjarbaru, yaitu di jalanan daerah Kelurahan Sungai Besar, Jalan dan parit di depan Museum Banjarbaru, dan di Lampu Merah 33.

Saat itu, beberapa rumah di kawasan Sungai Kemuning, Kota Banjarbaru juga terendam air yang mana memang selama ini selalu menjadi lokasi rawan jika terjadi hujan.

Adi Maulana perwakilan dinas PUPR Banjarbaru mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan penangangan untuk antisipasi di kawasan Sungai Kemuning. Namun ia menjelaskan lokasi perumahan warga di sana memang lebih rendah dari sungai.

“Kita sudah lakukan penanganan berkelanjutan, seperti halnya menormalisasikan saluran drainase untuk pembuangan air ke sungai tapi alokasi rumah warga disini lebih rendah dari air sungai. Sehingga air dari drainase tidak bisa terlasurkan ke sungai,” ungkapnya

Rencananya PUPR Banjarbaru akan melibatkan dinas-dinas terkait untuk menata ulang lokasi pemukiman rumah warga di Kawasan Sungai Kemuning. Minimal lokasi pemukiman rumah warga seperti siring atau lebih tinggi dari air Sungai. (Rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!