Kanal
Ini Aksi Yang Dilakukan Satpol PP HSU Terkait Adanya Warung Jablay
AMUNTAI, Dua buah warung remang-remang alias warung jablay dibongkar paksa Satpol PP dalam operasi gabungan di desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara, Senin (5/2). Lantaran keberadaan warung remang-remang itu keberadaannya dianggap meresahkan warga sekitar.
Operasi gabungan melibatkan anggota Polres, Polsek dan Koramil itu, hanya dua buah warung jablay yang dibongkar paksa oleh para petugas. Sementara warung yang lain bersedia dibongkar sendiri oleh para pemiliknya.
Dalam operasi penertiban ini pemilik warung menerima dan tidak ada perlawanan, ada 10 buah warung ditertibkan, sementara warung yang dibongkar paksa 2 buah.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten HSU H Akhmad Ridhani Effendi mengatakan, dasar dari operasi penertiban karena adanya beberapa pelanggaran terhadap Perda, serta mengganggu ketentraman dan ketertiban lingkungan warga.
“Kami sudah beberapa kali menerima laporan masukan yang negatif, seperti masalah peredaran miras dan lainnya, termasuk menindak lanjuti informasi dari MUI HSU serta perintah Bupati HSU,†kata Ridhani.
Penertiban sendiri sudah dilakukan tiga bulan lalu, para pemilik warung telah diberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga. “Dalam surat-surat peringatan itu kami berharap agar para pemilik warung agar dapat membongkar warungnya sendiri. Namun, diindahkan akhirnya kami bongkra paksa,†pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tayur Saprudin mengaku, selama ini ada beberapa warga melaporkan keberadaan warung remang-remang yang meresahkan warga. Kabarnya ada juga ada peredaran miras. “Warga kami yang merasa resah mendukung penertiban ini,†katanya.(dewahyudi)
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari
-
Hukum3 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme
-
HEADLINE1 hari yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluSilaturrahmi Bersama Jurnalis, Bupati Wiyatno : Program Kampung Nelayan Merah Putih di Kapuas Kuala






