HEADLINE
Habiskan Rp11 Miliar, Air Mancur Jembatan Pasar Lama Hanya Operasi Sekali Sepekan
“Tiga Kali Tayang Saban Sabtu Malam, Lampu Sorot Sempat Hilang”
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah serangkaian uji coba, air mancur menari di Jembatan 9 November atau Jembatan Pasar Lama Banjarmasin resmi beroperasi.
Tepat pada Minggu (2/12/2024) malam pada pergantian tahun, proyek senilai Rp11 miliar itu ditapung tawari oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.
Namun, keindahan semburan air mancur yang disebut mirip Banpo Korea itu ternyata tak setiap malam beroperasi.
Dari jadwal yang dirilis Pemko Banjarmasin, operasional air mancur hanya dilakukan sekali dalam sepekan yaitu setiap Sabtu malam (malam Minggu).
Jam penayangannya pun sudah diatur, yaitu tiga kali penayangan dalam satu malam dengan durasi 30-60 menit.
Baca juga: Isu Save Meratus Perlahan Tenggelam, Persoalan Lingkungan Harus Dikembalikan ke Akar Masalahnya

Setiap Sabtu malam, air mancur akan menyembur setiap pukul 19.00 – 19.30 Wita, lalu pukul 20.00 – 21.00 Wita, dan tayang ketiga pukul 21.30 – 22.00.
Pembenahan sekitar jembatan pun sudah selesai, mulai dari perbaikan pagar, pemasangan papan nama, dan pengaspalan jalan di atas jembatan telah rampung.
Lampu-lampu jembatan dan sound pengiring semburan air mancur pun telah terpasang.
Meskipun kabarnya beberapa lampu sorot air mancur sempat hilang dicuri sebelum masa uji coba. Namun, kini sudah diganti dengan yang baru dan telah beroperasi dengan baik.
Baca juga: Turun ke Sungai, Perempuan di Desa Sungai Rangas Hambuku Pulang Terbungkus Kain
Sementara pantauan Kanalkalimantan.com pada Selasa (2/12/2023) siang, air mancur di jembatan Pasar Lama itu kembali dilakukan uji coba.
Semburan air terlihat normal dengan iringan musik remix Banjar.
“Tolong dijaga bersama-sama fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah kota, jangan sampai ada yang merusak, tapi kita jaga dan pelihara bersama,” pesan Wali Kota Ibnu Sina.
Terpisah, salah seorang warga Banjarmasin, Thoriq mengaku telah menyaksikan keindahan semburan air mancur jembatan Pasar Lama pada saat malam pergantian tahun.
Thoriq mengatakan penambahan aksesoris jembatan untuk menambah keindahan kota sah-sah saja dilakukan pemerintah.
Baca juga: Imam Shalat Subuh Meninggal Dunia saat Sujud
Namun, pemuda asal Kampung Sasirangan ini nampaknya merasa proyek bernilai fantastis itu mubazir. Sebab dia merasa anggaran Rp11 miliar yang digelontorkan pemerintah untuk penambahan aksesoris jembatan terbilang sangat mahal.
“Dari segi keindahan, air mancur dan lampu baru tersebut mempercantik jembatan Pasar Lama ketika malam. Namun, dari segi anggaran Rp11 miliar saya rasa terlalu mahal,” ujarnya, Selasa (2/12/2023).
Terkait jadwal operasional air mancur yang hanya sekali dalam sepekan, Thoriq mengaku tak masalah. Sebab menurutnya, pengunjung kawasan wisata Siring lebih banyak pada saat weekend atau malam minggu.
“Sudah cukup (malam minggu), karena jelas, tujuannya mempercantik jembatan Pasar Lama ketika malam di akhir pekan,” pungkasnya.
Baca juga: Kebakaran di Murung Raya, Gudang Penyimpanan Elektronik Hangus Terbakar
Sementara diketahui proyek bernama penambahan aksesoris Jembatan paket 1 itu dikerjakan oleh PT Telaga Wijaya Perkasa dengan nomor kontrak 000.3.3/06/PPK-Pgtn.Jb.AksesorisJb.P1/ Bjjb-DPUPR/2023.
Nilai kontrak untuk mempercantik kawasan jembatan Pasar Lama itu yakni sebesar Rp11.888.909.000 bersumber dari APBD Kota Banjarmasin tahun 2023.(Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluGedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung Terpadu Bakal Hadir di RSUD Ansari Saleh
-
Budaya2 hari yang laluAngie Carvalho Bawakan Dua Lagu ‘Kaum Patah Hati’ Banjarmasin
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluKinerja PLN Terwujud dari Perkuat Keandalan Sistem Komunikasi Radio
-
DPRD Kapuas3 hari yang laluFraksi-Fraksi DPRD Kapuas Meminta Penagihan Denda Keterlambatan Pekerjaan Rekanan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTangis Sukacita Sambut 140 Haji HSU di Kampung Halaman
-
HEADLINE9 jam yang laluTok! Rapat Paripurna Setujui Pemberhentian Ketua DPRD Banjarbaru


