Connect with us

Budaya

Grup AL-Fata Juara Lomba Sinoman Hadrah se Kalsel

Diterbitkan

pada

Grup sinoman hadrah Al-Fata dari Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar meraih juara I lomba sinoman hadrah yang digelar Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan di Taman Budaya Banjarmasin, Sabtu (6/9/2025). Foto: mckalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Grup sinoman hadrah Al-Fata dari Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar meraih juara I lomba sinoman hadrah yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan di Taman Budaya Kalsel di Banjarmasin, Sabtu (6/9/2025).

Al-Fata meraih skor 1.350 poin, disusul oleh grup sinoman hadrah Surya Abadi sebagai juara II dengan skor 1.335 poin, dan juara III diraih grup Al-Ihsan dengan skor 1.295 poin.

Ketiga pemenang akan tampil dalam penyambutan tamu Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru pada 14 September mendatang.

Baca juga: BMKG Pilih Lapangan Murdjani Titik Pantau Gerhana Bulan

Sekadar diketahui, sinoman hadrah merupakan kesenian tradisional khas suku Banjar yang memadukan seni tari, seni suara, dan musik rebana. Biasanya ditampilkan untuk menyambut tamu kehormatan, acara keagamaan, hingga pernikahan adat. Kesenian ini merupakan hasil akulturasi budaya Islam-Arab dan Melayu, dengan syair-syair berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Perwakilan grup sinoman hadrah Al-Fata, Ahmad Rizal, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut sekaligus terima kasih kepada Taman Budaya Kalsel yang terus konsisten melestarikan kesenian daerah.

“Persiapan kami memerlukan waktu sekitar dua minggu. Bahkan dalam satu minggu terakhir, kami berlatih setiap malam demi memberikan hasil maksimal. Alhamdulillah, kerja keras itu terbayarkan. Dari awal, target kami memang juara pertama,” ungkap Rizal.

Baca juga: Tiga Korban WNI Kecelakaan Helikopter PK-RGH Teridentifikasi, Dua Lainnya Gunakan DNA

Grup sinoman hadrah Al-Fata berdiri sejak tahun 2014 dikenal aktif berpartisipasi dalam berbagai lomba seni daerah dan kerap meraih prestasi. Selain menjaga kualitas penampilan, mereka juga berkomitmen melakukan regenerasi.

“Anak-anak kecil di sekitar lingkungan rutin latihan. Dengan begitu, setiap tahun selalu ada regenerasi agar kesenian ini tetap hidup dan lestari,” tambah Rizal.

UPTD Taman Budaya Kalsel menggelar lomba Sinoman Hadrah sebagai upaya melestarikan seni budaya khas Banjar. Kegiatan ini diikuti 12 grup peserta dari tiga daerah, yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, dan Kota Banjarbaru.

Kepala Disdikbud Kalsel diwakili Kepala UPTD Taman Budaya, Suharyanti menyampaikan, lomba bertujuan untuk pengembangan dan pelestarian seni hadrah Banjar.

Baca juga: KBU BKPRMI Martapura Kota Menggelar Peringatan Maulid Nabi

“Saya berharap acara ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menambah pengetahuan para peserta dalam melestarikan kesenian tradisional Banua,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu dewan juri, Firhansyah menjelaskan, bahwa penilaian lomba meliputi kekompakan pemain musik dan penari, kualitas vokal, penampilan dan adab, serta aspek pendukung lainnya seperti properti.

“Sinoman hadrah spiritnya adalah kekompakan. Bagaimana membuat suasana menjadi riang dan meriah,” jelasnya.

Baca juga: Tiga Korban WNA Kecelakaan Helikopter PK-RGH Teridentifikasi

Hal senada juga disampaikan dewan juri lainnya, Muhammad Budi Zakia Sani. Ia menegaskan bahwa sinoman hadrah adalah kesenian Islami, sehingga adab dalam melantunkan sholawat menjadi aspek penting.

“Salawat yang dibawakan dengan khusyuk dan penuh kegembiraan pasti akan memberikan dampak positif bagi pendengar,” katanya.

Juri lainnya, Setia Budi, berharap kesenian sinoman hadrah terus dilestarikan oleh generasi muda Banua.

“Ke depan, kita berharap lomba ini dapat diikuti sanggar kesenian sinoman hadrah dari 13 kabupaten/kota di Kalsel agar semakin berkembang dan lestari,” ujarnya. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: kk


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca