Connect with us

HEADLINE

Dua Paslon Pilkada Banjarbaru Aditya-Wartono dan Iskandar-Iwansyah Mendadak Bertemu, Ada Apa?

Diterbitkan

pada

Pertemuan dua paslon Pilkada Banjarbaru Iskanda-Iwansyah dan Aditya-Wartono Foto: rico

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kamis (22/10/2020) malam, menjadi momentum istimewa bagi dua pasangan calon di Pilkada Banjarbaru. Di tengah perjalanan menuju puncak pesta demokrasi Pilkada 2020, paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2 saling bertemu.

Hal itu terjadi tatkala paslon nomor urut 2, Aditya Mufti Ariffin – Wartono, bertandang ke kantor DPC Golkar Banjarbaru untuk menemui paslon nomor urut 1, Gusti Iskadar Sukma Alamsyah – AR Iwansyah.

Pembicaraan hangat menghiasi pertemuan kedua paslon. Beragam topik menjadi pembahasan Iskandar – Iwansyah bersama Aditya – Wartono, sembari menikmati kopi malam. Kadang tertawa, kadang berbisik.

Kepada Kanalkalimantan.com, Aditya mengakui bahwa kedatangannya bersama Wartono untuk menemui paslon nomor urut 1, bukanlah sesuatu yang telah direncanakan. Namun lewat pertemuan ini, dirinya berharap tensi politik di Banjarbaru ikut mencair.



“Pertemuan ini spontanitas, tidak direncanakan. Meskipun kami saling berkontestasi di Pilkada, tapi hubungan silahturahmi harus tetap terjaga. Kami ingin membuktikan bahwa politik di Banjarbaru itu cair,” katanya.

Aditya sendiri menceritakan pertemuannya dengan paslon nomor urut 1 membahas berbagai topik baik seputar Banjarbaru maupun Pilkada. Seperti halnya, membahas berbagai kendala yang dihadapi selama sosialiasi kampanye beberapa waktu terakhir.

“Selain bertanya kabar, kami juga saling tukar pikiran. Ya obrolan-obrolan ringan. Yang jelas kami satu visi untuk membangun Banjarbaru ke depannya. Menurut saya hal seperti inilah yang sepatutnya ditunjukan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Aditya juga menegaskan bahwa dirinya bersama duet Iskandar – Iwansyah telah berkomitmen untuk saling mendukung siapapun nantinya yang terpilih memimpin Banjarbar 4 tahun ke depan.

“Kami sepakat akan saling mendukung siapapun yang nantinya terpilih. Kami akan saling mengisi dan berkontribusi membangun Banjarbaru,” tegas Aditya.

Di sisi lain, calon Wali Kota Banjarbaru nomor urut 1, Gusti Iskandar menyambut hangat kedatangan duet Aditya-Wartono. Menurutnya, pertemuan ini sekaligus melepas rasa rindu sesama politikus yang telah lama malang-melintang di kancah perpolitikan.

“Semua tidak lepas dari rasa rindu. Kami semua sahabat dan kami selalu berkomunikasi. Malam ini kami berdikusi banyak hal. Kebetulan kami adalah paslon di Pilkada 2020, jadi sekaligus bertukar pikiran dalam rangka pendekatan kepada masyarakat Banjarbaru,” terangnya.

Bagi Iskandar, dalam gelaran pesta demokrasi tidaklah tabu jika muncul perbedaan. Namun dirinya menegaskan bahwa esensi sebenarnya dalam Pilkada ialah terjalinnya hubungan persahabatan yang semakin erat.

“Siapapun yang menang dan siapapun yang kalah, itu bukan jadi perbedaan dalam menekuni dunia politik. Malam ini kami menunjukan nilai silahturahmi dan sekaligus juga memberikan contoh kepada daerah lain bahwa tensi politik di Banjarbaru itu cair,” tuturnya.

Tak cukup sampai di situ, Iskandar juga mengimbau kepada seluruh kader partai politik maupun tim relawan masing-masing paslon untuk saling bersinergi. Hal itu demi menciptakan suasana Pilkada di Banjarbaru yang aman dan damai.

“Jangan sampai tercipta polarisasi. Masyarakat jangan sampai terkotak-kotak karena mendukung paslon. Di Pilkada ini yang membedakan cuma pilihan, tapi visi setiap paslon sama yakni membangun Banjarbaru,” lugasnya.

Terakhir, Iskandar juga memastikan bahwa pihaknya selalu membukakan pintu selebarnya-lebarnya kepada paslon nomor urut 3 yakni duet Haji Martinus – Darmawan Jaya Setiawan, jika ingin bertemu dan berdikusi dengannya.

Sebagaimana diketahui, baik duet Iskandar – Iwansyah maupun duet Aditya – Wartono kembali akan dipertemukan dalam babak krusial tahapan masa kampanye, yakni debat tatap muka yang diselenggarakan oleh KPU Banjarbaru, November mendatang.

Meskipun di atas podium kedua paslon akan saling beradu program dan strategi, tentu lewat pertemuan pada malam itu, publik Banjarbaru sadar bahwa kontestasi yang berlangsung nantinya tetap berjalan dengan nuansa keakraban. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->