DISHUT PROV KALSEL
Dikunjungi ASITA Kalsel, Desa Wisata Haratai Dapat Pujian
KANALKALIMANTAN.COM, KANDANGAN– Menyongsong Visit Kalsel 2020, DPD Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Kalsel berkesempatan mengunjungi desa wisata Haratai, Hulu Sungai Selatan.
“Tujuan kami melakukan survei destinasi wisata yang ada di sini. Khususnya yang sudah dikembangkan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan. Ternyata, Haratai sudah semakin bagus. Banyak pembangunan sarana penunjang wisata,†ucap Sekretaris DPD ASITA Kalsel, Siti Aisyah, Senin (13/01).
Kepada pengelola KUPS Ekowisata, DPD ASITA Kalsel beserta rombongan sangat banyak memberikan saran dan masukan terhadap pengelolaan wisata Haratai. Di antaranya, dengan semakin meningkatnya pengunjung, maka harus diberikan asuransi.
Caranya, pengelola mesti menaikkan harga tiket masuk serta adanya keseragaman tanda pengenal dari persatuan ojeknya. “Agar bertambahnya rasa aman dan nyaman dalam berwisata. Dan, juga adanya hasil bumi serta kerajinan khas Haratai sebagai souvenir,†kata Aisyah.
Senada dengan Aisyah, Ketua Litbang DPD ASITA Kalsel, Dewi Setiawati, menambahkan agar KPH Hulu Sungai tetap semangat untuk membangun dan mengembangkan wisata Haratai. Dari sini, harapan untuk menjadi destinasi wisata nasional semakin terbuka lebar.
“Yang paling penting, pertama dan utama dilakukan yaitu mengubah mindset mereka sebagai tuan rumah agar siap dan mandiri menyambut Visit Kalsel 2020. Kemudian, menjadikan destinasi wisata nasional,†pungkasnya.(Dishut)
Editor : Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluPotensi Hujan Ringan Lokal, Suhu Udara Kalsel Capai 38 Derajat Celcius
-
NASIONAL2 hari yang laluAwas Paham Radikal Masuk Gim Online
-
kampus2 hari yang laluUMBJM Wisuda 561 Sarjana, Titik Awal Memasuki Medan Juang Kehidupan
-
HEADLINE2 hari yang laluMusim Hujan Kalsel Datang Bertahap, Mulai November-Desember
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Program Local Service Delivery Improvement Project
-
HEADLINE2 hari yang laluBiaya Perjalanan Ibadah Haji 2027 Turun Jadi Rp54,6 Juta per Jemaah



