DPRD Kota Palangka Raya
Dewan Palangka Raya Minta Jaga Fungsi Drainase
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Genangan air masih terlihat di sejumlah kawasan Kota Palangka Raya. Kondisi itu sebagai dampak tingginya curah hujan di kota setempat.
“Perlu diperhatikan adalah adalah drainase yang kerap tersumbat. Ini bukan hanya menjadi perhatian dari Pemko Palangka Raya, namun dituntut kepedulian dari masyarakat,” kata Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung.
Menurut srikandi DPRD Palangka Raya dari Fraksi PDI Perjuangan ini, dijumpainya sejumlah jalan tergenang air, lebih dipicu mampetnya saluran drainase akibat sampah.
Karena itu, genangan air di sejumlah jalan tersebut harus diatasi. Jangan sampai hal tersebut berlarut-larut, sebab akan semakin parah. Terlebih curah hujan yang masih tinggi
Baca juga: Cegah Genangan Air, Optimalkan Fungsi Drainase
“Selain instansi terkait harus maksimal mengembalikan fungsi drainase, disatu sisi masyarakat perlu aktif melakukan kerja bakti membersihkan draianse dari sampah dilingkungan masing-masing,” tambahnya.
Pentingnya masyarakat bekerja bakti atau bergotong royong, dapat membawa manfaat banyak bagi masyarakat di berbagai sisi.
Sebut saja akan terhindari dari wabah penyakit. Selain itu keindahan, kebersihan, serta kenyamanan lingkungan akan selalu terjaga.
“Jadi perlu kerjasama masyarakat untuk mendukung kinerja pemerintah kota, sebab pemerintah tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan masyarakat,”pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: cell
-
Kalimantan Selatan7 jam yang laluPembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat Dimulai
-
Hukum3 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
HEADLINE1 hari yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme





