Connect with us

Kabupaten Banjar

Berakhir Sudah Riwayat Jembatan Gantung Desa Benteng, Dinas PU Segera Lakukan Pembongkaran

Diterbitkan

pada

Kondisi terkini jembatan gantung di Desa Benteng, Kecamatan Pengaron. Foto: Dinas PUPR Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPAURA – Sesuai rencana, Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar mengunjungi jembatan gantung di Benteng, Kecamatan Pengaron, Selasa (19/5/2020) siang.

Kesimpulannya, melalui Bidang Binamarga, Dinas PUPR Banjar segera membongkar reruntuhan jembatan gantung yang putus pada Senin (18/5/2020) sore kemarin.

“Jembatan itu dibangun sekitar 1988 – 1989. Saat ini yang harus kami lakukan adalah melakukan pembongkaran dan pembersihan lokasi atau jembatan sesegera mungkin, guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Kabid Binamarga Dinas PUPR Banjar, Ahmad Solhan.

Menurut dia, untuk perbaikan itu kemungkinan tidak dilakukan lagi mengingat kondisi jembatan yang sudah dimakan usia.

“Kecuali membangun baru dan itupun perlu anggaran yang cukup besar, sementara untuk akses jalan saat ini tidak ada masalah karena sudah ada jembatan rangka baja Pengaron yg representatif untuk akses transportasi masyarakat. Lokasinya pun tidak jauh dari jembatan gantung yang putus itu,” katanya.

Terkait kondisi jembatan gantung lainnya di Kabupaten Banjar, Solhan mengatakan, saat ini ada jembatan gantung seperti di Desa Tunggulirang, Kecamatan Martapura Kota. Tidak jauh dari jembatan itu juga sudah dibangunkan jembatan rangka baja.

“Nah jembatan gantung itu jua masih difungsikan oleh masyarakat namun untuk pejalan kaki saja,” ujar dia.

Adanya jembatan gantung yang putus di Pengaron kemarin, papar dia, berarti jembagan gantung di Tunggulirang perlu diakukan pengecekan kembali guna kepentingan utk menjaga keselamatan warga yg menggunakan jembatan tersebut saat ini.

Saat ini bagian pinggir jembatan itu oleh warga dipasang pagar supaya warga tidak melintas.

Sekretaris Desa Benteng, Ahmad Sarfai, mengucapkan terima kasih atas respons cepat Dinas PUPR.

“Kami berharap pembongkaran bisa segera dilakukan. Dikhawatirkan, kalau air makin dalam maka sampah akan menumpuk di reruntuhan dan jembatan akan dibawa arus,” katanya. (kanalkalimantan.com/dhani)

 

Reporter : Dhani
Editor : KK

 


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca