Connect with us

Kota Banjarmasin

Bedah Buku ‘Pilkada dan Tambang’, Denny Indrayana: Demokrasi Telah Menjadi Duitokrasi! 

Diterbitkan

pada

Sejumlah tokoh hadiri bedah buku Pilkada dan Tambang di kampung buku Banjarmasin tadi malam. Foto: rizki

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Lama tidak hadir di publik Banua, mantan calon gubernur Kalsel, Denny Indrayana hadir dalam acara bedah buku “Pilkada dan Tambang; Oligarki yang Makin Menguat” karya Dr Uhaib As’ad MSi di Kampung Buku Jalan Sultan Adam Kota Banjarmasin, Jumat (24/6/2022) malam.

Acara yang digelar secara daring dan tatap muka ini, juga menghadirkan Direktur Eksekutif Walhi Kalsel Kisworo Dwi Cahyono, mantan Wabup HST Berry Nahdian Furqon, dan tentunya sang penulis Uhaib As’ad.

Sekitar 30 peserta nampak hadir dalam diskusi yang cair malam itu di Kampung Buku, sementara puluhan peserta lain mengikuti secara virtual.

Mengawali diskusi, Uhaib mengatakan tambang sudah menjadi instrumen persengkokolan antar aktor dalam politik di Kalsel.



 

 

Baca juga: 6 Awak Kapal LCT Anugerah Indasah yang Tenggelam di Perairan Sanipah Belum Ditemukan

“Tambang bukan hanya aktivitas bisnis dan ekonomi semata, tapi sudah menjadi ajang persengkongkolan antar aktor-aktor politik,” katanya.

Ia mengatakan, bukunya memuat realita-realita yang terjadi saat Pilkada lalu. Dimana kekuatan ekonomi berkelindan dengan para aktor dan tokoh politik.

Sementara Denny Indrayana mengatakan, bahwa semakin tinggi Sumber Daya Alam (SDA) suatu daerah, maka makin tinggi juga biaya politiknya.

Dirinya juga menyinggung soal pelaksanaan Pilkada ataupun Pemilu saat ini yang jauh dari kata demokrasi. “Saat ini demokrasi telah menjadi duitokrasi,” ungkapnya.

Pada pertengahan diskusi mantan Wabup HST juga sempat memberikan statementnya bahwa saat ini yang kita hadapi bukan hanya pandemi Covid-19, tapi juga pandemi money politik.

Dirinya juga berharap masyarakat dapat berperan untuk melawan politik uang tersebut.

Baca juga: Kebakaran di Jl Dharma Praja, Satu Rumah Hangus Dilalap Api

“Jika rakyat ingin memperbaiki negara khususnya Kalsel maka butuh pengorbanan dan komitmen untuk memperbaiki itu semua,” tuturnya. (kanalkalimantan.com/rizki).

Reporter: rizki
Editor: cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->