HEADLINE
Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana II RT 13, Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar, Jumat (2/1/2026) sore.
Akibatnya, warga tidak bisa melalui jalan utama menggunakan kendaraan bermotor lantaran ketinggian air yak bisa dilewati.
Pantauan Kanalkalimantan.com, warga terpaksa memarkir kendaraan bermotor di depan komplek kemudian berjalan kaki menuju rumah masing-masing.
Baca juga: Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

Salah seorang warga, Sudarmaji mengatakan, kondisi ini telah berlangsung selama tiga hari di komplek tempat tinggalnya.
“Sangat mengganggu aktivitas warga, karena keadaannya seperti ini jadi tidak bisa dilalui sepeda motor. Makanya banyak yang parkir di depan komplek,” ujar Sudarmaji.
Dia menambahkan, banjir semacam ini memang sering melanda kawasan permukiman terutama di awal tahun seperti pada bulan Januari sampai Februari.
Baca juga: Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

Beberapa motor warga yang diparkir di depan komplek karena tidak bisa melalui jalan akibat ketinggian air banjir. Foto: fahmi
Ketua RT 13 Desa Gudang Hirang, Irianto menyebutkan, ada sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) di Komplek Antasari Perdana II yang terdampak akibat banjir.
“Kami belum sempat mendata, tapi perkiraan yang terdampak kurang lebih ada 50 KK di komplek tersebut,” ungkap Irianto. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE3 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Hukum1 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan



