Connect with us

Kota Banjarbaru

Banjarbaru PPKM Level 1, Wali Kota Aditya: Cempaka 48 Persen Belum Tervaksin

Diterbitkan

pada

Wali Kota Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. Foto : ibnu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Berdasarkan hasil assement dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Kota Banjarbaru menunjukkan indikator level 1 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin terkait penerapan PPKM level 1 di Kota Banjarbaru.
“Otomatis karena Instruksi Menterinya kemarin sudah keluar, otomatis sudah ditetapkan,” ungkapnya.

Dengan adanya hasil assesment yang menetapkan Kota Banjarbaru berada di level 1, Aditya berharap di Kota Banjarbaru tidak ada gelombang ketiga Covid-19.

Satu-satunya jalan untuk melindungi masyarakat adalah dengan menjaga protokol kesehatan dan vaksinasi.



 

Baca juga : Cempaka Jadi Kelurahan Bersinar di Banjarbaru, Ini Kata Ketua DPRD Fadliansyah

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Banjarbaru agar menggunakan protokol kesehatan secara ketat, serta segera vaksinasi yang belum,” katanya.

Dikatakan Adit, merujuk pada data yang ada di luar negeri hampir 99 persen yang terpapar varian Omicron adalah orang belum melakukan vaksinasi, dan 90 persen yang terpapar di atas usia 50 tahun bergejala sangat berat.

“Bukan berat lagi tapi sangat berat, jadi jika usia 50 tahun belum vaksin kemudian terpapar, rata-rata gejalanya sangat berat,” jelasnya.

Sementara itu, dari empat kecamatan terendah capaian vaksinasi yakni Kecamatan Cempaka, hal itu membuat Aditya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama di Kecamatan Cempaka yang masih 52 persen warga yang tervaksin.

“Masih ada 48 persen yang belum vaksinasi, kita berharap yang 48 persen ini agar segera melakukan vaksinasi, untuk melindungi diri sendiri, keluarga, lingkungan dan melindungi masyarakat,” imbaunya. (kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->