Kota Banjarbaru
Sekda dan 4 Pejabat Pemko Banjarbaru Sembuh dari Covid-19
KANALKALIMAMTAN.COM, BANJARBARU – Selain almarhum Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, lima pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Mereka adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru H Said Abdullah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banjarbaru Kanafi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru Jainudin, Kepala Bagian Hukum Pemko Banjarbaru Gugus dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sri Lailana.
Para pejabat tinggi di Pemko Banjarbaru ini membuat aktivitas layanan publik di perkantoran pemerintah sempat ditutup sementara waktu. Terlebih, kejadian ini memunculkan potensi terjadi penyebaran virus di lingkungan perkantoran atau disebut klaster perkantoran.
Rabu (12/8/2020) siang, Pemko Banjarbaru mengumumkan kabar terbaru para pejabat yang terpapar virus. Dalam hal ini, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah mengklaim bahwa dirinya bersama dengan pejabat lainnya telah dinyatakan sembuh.
“Alhamdulillah, setelah menjalani karantina, hasil tes swab terbaru kami dinyatakan negatif Covid-19. Saat ini kami sudah mulai beraktivitas kembali dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Said Abdullah memastikan roda pemerintahan Pemko Banjarbaru juga tetap akan berjalan, meskipun Wali Kota tiada. Dirinya berharap masyarakat terus mengingat akan pentingnya protokol kesehatan Covid-19 saat beraktivitas di luar rumah.
“Insyaallah, (pemerintahan) Banjarbaru tetap berjalan,” ujarnya.
Sempat dinyatakan terpapar Covid-19 pada Juli lalu, kelima pejabat Pemko Banjarbaru menjalani karantina di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), maupun isolasi mandiri di rumah masing-masing di bawah pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes).
Memang saat itu, kondisi mereka dinyatakan stabil atau diistilahkan OTG – orang tanpa gejala-. Ihwal mengapa mereka bisa terpapar, Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, menduga lantaran padatnya aktivitas berinteraksi dengan banyak orang. Ia juga telah meminta pihak Dinkes untuk melakukan penelusuran, terhadap orang-orang yang kontak erat dengan kelima pejabat tersebut.
“Kita ingin melihat dimana kemungkinan terpaparnya, dengan melihat riwayat aktivitas dan perjalanan dinas kelima pejabat kita,” tuturnya. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
Komunitas2 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
HEADLINE1 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Ekonomi23 jam yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluWisuda Sekolah Lansia Berdaya PD Aisiyah Kabupaten HSU





