Kalimantan Selatan
Akses Jalan Menuju Bandara Kembali Dikerjakan, Ini Besaran Anggarannya
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pengerjaan akses jalan menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, kembali dilanjutkan pada tahun ini. Pengerjaan yang dilakukan berupa pengaspalan hingga perbaikan (rehab) jalan yang sebelumnya telah rampung.
Ada 3 titik akses jalan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Ketiga titik tersebut yakni ruas jalan Gubernur Syarkawi-jalan Golf, ruas jalan Golf-Bandara Syamsudin Noor, dan ruas Jalan Karang Anyar-Bandara Syamsudin Noor.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel Yasin Toyib mengatakan, masing-masing titik akses jalan memiliki Pagu anggaran yang berbeda. Semisal, pengerjaan di jalan Gubernur Syarkawi-jalan Golf dialokasikan anggaran mencapai Rp 15 miliar.
“Di jalan Gubernur Syarkawi-jalan Golf ini dilakukan pengaspalan sepanjang 2 kilometer. Tapi masih ada tersisa 200 meter dan belum diaspal, karena ada masyarakat yang mengklaim tanah tersebut. Insyaallah akan kita kerjakan juga tahun ini, setelah bidang pertanahan membayar tanah tersebut,” katanya, Selasa (30/6/2020).
Lalu pengerjaan yang sama juga dilakukan di ruas jalan Golf-Bandara Syamsudin Noor, dimana pada titik ini sebenarnya telah dilakukan pengaspalan separuh jalannya. Dinas PUPR Provinsi Kalsel kembali melanjutkan pengaspalan agar seluruh ruas jalan bisa terhubung. Pagu anggaran pengerjaan di titik ini sebesar Rp 10 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel Yasin Toyib. foto: rico
Berbeda dengan dua titik itu, pengerjaan jalan Karang Anyar-Bandara Syamsudin Noor lebih pada perbaikan jalan yang rusak. Akses jalan di titik ini sebenarnya telah rampung sejak 2019 lalu. Namun, tak lama setelah beroperasinya Bandara Syamsudin Noor, muncul retakan-retakan pada bagian pinggir jalan. Perbaikan jalan ini sedikitnya memakan anggaran sebesar Rp 5 miliar.
Yasin mengakui ketiga titik akses jalan menuju Bandara Syamsudin Noor tersebut menjadi prioritas yang harus diselesaikan pada 2020. Bahkan, di tengah pandemi Covid-19, pengerjaan akses jalan tetap dikebut tanpa hambatan.
“Sejak Mei lalu sudah dikerjakan. Tidak terdampak Covid-19, karena kita menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pusat. Untuk bahan material juga tidak ada kendala, karena suplainya dari Kalsel, tidak keluar daerah. Target kita pengerjaan tiga titik akses jalan ini rampung tahun ini,” paparnya.
Sayangnya, Dinas PUPR Provinsi Kalsel belum mampu membayar penuh gaji para pekerja di tahun ini. Lagi-lagi hal tersebut disebabkan adanya pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19.
“Untuk tahun ini pekerja kita bayar 50% dulu. Tahun depan baru kita lunasi 50% lagi. Memang kita sangat menyayangkan kondisi ini,” aku Yasin. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
Budaya3 hari yang laluMerawat Keroncong dalam Ekosistem Musik Banua
-
HEADLINE1 hari yang laluPalu Pimpinan DPRD Banjarbaru Resmi Dipegang Muhammad Syahrial
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tambak Anyar Tengah
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Apresiasi Layanan CT Scan RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluDPRD Palangka Raya Rapat Paripurna Dua Raperda
-
Bisnis2 hari yang laluPenerbangan Perdana Lion Air Rute Langsung Banjarmasin–Kuala Lumpur


