Kalimantan Selatan
Gugus Tugas: PSBB Tidak Efektif Jika Masyarakat Belum Patuh
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Penanganan (P2) Covid-19 Kalimantan Selatan Muhammad Muslim mengungkapkan, Pemprov Kalsel saat ini tengah menyiapkan tiga kabupaten dan kota di Kalsel untuk diajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Ada tiga daerah, yaitu satu kota dan dua kabupaten. Yaitu Kabupaten Banjar dan Barito Kuala serta Kota Banjarbaru, saat ini sedang kita siapkan dokumen PSBB dan sedang dilakukan verifikasi,” kata Muslim di Banjarbaru, Sabtu (25/4/2020) sore.
Kemudian, Kepala Dinkes Provinsi Kalsel ini membeberkan, dokumen pengajuan PSBB ini telah ditandatangani oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor. Selanjutnya, akan diajukan ke Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto untuk mendapatkan persetujuan untuk pelaksanaan PSBB.
Lalu, bagaimana evaluasi PSBB yang saat ini tengah dilaksanakan di Kota Banjarmasin? Menurut Muslim, jajarannya tentu akan melakukan evaluasi, terutama efektivitasnya.
“Di hari kedua ini memang masih terdapat berbagai hal yang bisa dikatakan belum disiplin. Di antaranya banyak masyarakat kita di Banjarmasin yang belum memanfaatkan masker selama berada di luar rumah,” aku Muslim.
Di samping itu, Muslim tidak menampik arus lalu lintas di kota seribu sungai ini masih padat seperti biasanya. “Mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan penegakan kedisiplinan terkait pelaksanaan PSBB akan dimantapkan,” harapnya.
Karena pada dasarnya, lanjut Muslim, PSBB adalah upaya dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan memberikan pembatasan di area tertentu, seperti angkutan, tempat kerumunan dan daerah tertentu yang dibatasi.
“Jika masih belum efektif, maka kita belum dapat melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19 dengan efektif. Kami memohon kepada masyarakat agar mengikuti anjuran dan ketentuan yang disampaikan oleh Wali Kota Banjarmasin,” ucap Muslim.
Ia mengajak masyarakat untuk mematuhi anjuran selama pemberlakuan PSBB, seperti tetap berada di dalam rumah. Apalagi, saat ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan. “Saatnya kita lebih banyak beribadah di rumah, melakukan berbagai ibadah baik itu tadarusan, tarawih, dan lain lain. Agar dapat optimal lakukan di rumah saja,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMerajut Silaturahmi DPC PDIP Kapuas Buka Puasa Bersama
-
HEADLINE2 hari yang laluART Bupati Fadia Arafiq Disulap Jadi Dirut, Tugasnya Ambil Duit
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Wiyatno Safari Ramadan di Desa Batanjung
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPolres Kapuas Siapkan Pengamanan Lebaran
-
kampus1 hari yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Bagikan Santunan bagi Anak Yatim

