Kota Banjarmasin
Ada 200 Orang Cluster Gowa di Banjarmasin, Baru 85 Orang Teridentifikasi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Keberadaan cluster Gowa, jemaah tabligh Ijtima Ulama Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, diketahui juga berada di kota Banjarmasin. Saat ini, Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarmasin tengah mendalami orang-orang dari cluster Gowa yang pulang ke kota Banjarmasin.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, dari perkiraan 200 orang yang mengikuti ijtima ulama baru 85 orang yang teridentifikasi.
“Memang yang sudah dievaluasi dan digali informasinya itu, laporan dari Dinkes Kota Banjarmasin 85 orang yang sudah teridentifikasi dan sudah menjalani rapid test. Tetapi seberapa ada rapid test yang dikirimkan oleh Pemprov,†kata Ibnu di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (2/4/2020) siang.
Ibnu menerangkan, dari 85 orang yang sudah teridentifikasi sebagai cluster Gowa, 40 orang di antaranya sudah menjalani rapid test. Kendati demikian, Ibnu belum bisa membeberkan hasil rapid test untuk 40 orang cluster Gowa ini.
Saat ini, Ibnu menjelaskan, Pemko Banjarmasin mengupayakan untuk mendatangkan alat rapid test yang dibantu Pemprov Kalsel sebanyak 120 buah. Saat ini, 120 buah alat rapid test tengah dalam perjalanan dikirimkan ke Kota Banjarmasin.
Setelah 120 buah rapid test ini tiba, segera digunakan untuk memeriksa cluster Gowa yang belum menjalani rapid test. “Iya, kita prioritaskan untuk cluster Gowa,†ucap Ibnu. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluTiga Polisi Korban Penggerebekan Narkoba di Katingan, Dua Jasad Ditemukan
-
HEADLINE3 hari yang laluPolisi Ringkus Penyerang Aparat Penggerebekan Narkoba di Katingan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluNazril Wafa dan Ayu Zahra Jadi Nanang dan Galuh Kabupaten Banjar 2026
-
HEADLINE21 jam yang laluKaesang Kukuhkan Pengurus DPW dan DPD PSI se-Kalsel
-
NASIONAL3 hari yang laluPemerintah Benahi Food Estate Kalteng Terapkan MRPN
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluLaboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel Raih Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional


