Kota Banjarmasin
Diberi Peringatan Dini, BPBD Banjarmasin Tetapkan Status Siaga
BANJARMASIN, Cuaca ekstrim yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin terus siaga terhadap bencana alam yang bisa datang kapan pun.
Kepala BPBD Kota Banjarmasin HM Hilmi mengungkapkan pihaknya sudah menetapkan status siaga di kota Banjarmasin.
“Dari BMKG kan satu minggu ke depan cuaca di Kalsel dikatakan ekstrim, jadi BPBD sudah siaga banjir maupun angin puting beliung sejak tanggal 2 Januari kemarin,†ucap Hilmi kepada Kanalkalimantan.com, Senin (6/1).
Ia menambahkan, BPBD sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, TNI, polisi, relawan emergency, dan beberapa instansi terkait lainnya.
Kendati begitu, Hilmi mengatakan keadaan sungai di Banjarmasin masih stabil. Ia menuturkan kota Banjarmasin bisa saja menyusul sejumlah wilayah yang sudah terkena banjir sebelumnya.
“Masih aman. Setiap terjadi hujan kita turun ke lapangan untuk memantau lokasi (sungai),†tambahnya.

Sejumlah wilayah yang sepanjang tahun 2019 lalu sempat terkena banjir, BPBD akan melakukan persiapan yang ekstra ketat pada daerah tersebut. Hilmi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan menjauhi pohon-pohon bercabang ketika turun hujan.
“Walaupun dianggap aman di tempat kita (Banjarmasin) ini, tetap harus waspada terutama saat hujan lebat. Jangan berteduh di pohon-pohon rindang, karena dikhawatirkan ada angin kencang,†imbaunya. (Riki)
Editor : Bie
-
Kalimantan Selatan7 jam yang laluPembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat Dimulai
-
Hukum3 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
HEADLINE1 hari yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWacana Asesor Aktivis HAM Jadi Alat Diskriminasi Aktivisme





