Politik
5 Tuntutan PMII Saat Aksi di Pelantikan Anggota DPRD Banjar
MARTAPURA, Setelah sebelumnya melakukan aksi di depan gerbang DPRD Banjar saat pengangkatan sumpah jabatan DPRD Banjar, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Banjar, diizinkan masuk oleh Ketua Sementara DPRD Banjar untuk menyampaikan 5 poin tuntutan.
Adapun 5 point tuntutan tersebut yakni, mendesak dewan baru menempati janji-janji kampanye yang sudah disampaikan kepada rakyat, mengembalikan Martapura sebagai kota serambi Mekah, komitmen terhadap sumpah jabatan, orientasi anggaran pro rakyat, dan terakhir membuat Perda pro rakyat.
Setelahnya 5 poin tuntutan dibacakan, PMII Banjar juga meminta agar tuntutan tersebut diteken anggota DPRD Banjar sebagai tanda komitmen kedua belah pihak.
Di temui di lokasi saat menyambut aksi puluhan mahasiswa, Ketua Sementara DPRD Banjar M Rofiqi, bersama beberapa anggota DPRD Banjar yang baru terlihat nampak mengapresiasi adanya aksi yang dilaksankan oleh PMII Banjar.
Mengingat tuntutan yang di inginkan oleh peserta aksi diharapkan berdampak positif sehingga kinerja anggota dewan DPRD Banjar yang baru priode 2019-2024 diharapkan lebih baik lagi. “Bagus saja aksinya semakin banyak masukan tentunya akan lebih biak juga bagi kita anggota DPRD Banjar yang baru saja dilantik ini, saya berjanji dan berusaha beriwaktu dua tahun maka akan kembali menjadikan Kabupaten Banjar ini menjadi kota serambi mekah,†jelasnya.
Sebelumnya Kordinator Aksi Januar Sahib mengatakan, kedatangan mereka ke halaman DPRD Banjar menuntut hak-hak masyarakat kepada 45 anggota DPRD Banjar yang baru dilantik, agar menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh. Mengingat suara yang mereka dapat untuk duduk di DPRD Banjar merupakan saluran dari masyarakat Kabupaten Banjar itu sendiri.
“Kedatangan kami ke sini adalah untuk mengawal sumpah jabatan anggota DPRD Banjar yang baru, kota Serambi Mekah ini perlu dukungan anggota DPRD Banjar, bagaimana supaya berkembang dan masyarakat bisa sejahtera itu lah tugas mereka,†pintanya.
Ditanya kinerja anggota dewan yang terdahulu, Sahid mengatakan tidak begitu terlalu peduli, mengingat kinerja mereka sudah berakhir dan hanya memberikan tuntutan terhadap anggota dewan DPRD yang baru.
“Kalau kinerja anggota dewan yang terdahulu kita no coment, karena kedatangan kita di sini fokus terhadap 45 anggota dewan yang baru dilantik, entah itu sebagian juga anggota DPRD yang terdahulu, semoga mereka bisa membawa masyarakat Kabupaten Banjar bisa lebih baik lagi,†katanya. (rendy)
Editor : Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluDilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
HEADLINE21 jam yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluAliansi BEM se Kalsel: MBG Rawan Bocor, Pengawasan Minim
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluAksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini








