Kanal
Bursa Inovasi Desa Tiga Kecamatan di HSU
AMUNTAI, Sebanyak 189 peserta dari tiga kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti gelaran bursa inovasi desa di gedung STIPER Amuntai, Senin (29/7).
Aparatur desa dari tiga kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Sungai Pandan sebanyak 68 orang, Kecamantan Amuntai Selatan sebanyak 68 orang dan Kecamatan Amuntai Tengah 53 orang.
Bursa inovasi desa merupakan salah satu sarana untuk membuat desa lebih inovatif, dan kreatif sehingga mampu mendorong masyarakat desa untuk lebih berinovasi.
H Joharyadi, perwakilan BPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten HSU mengatakan, dalam rangka mendorong kemajuan di tingkat desa, harus dikembangkan program-program inovatif.
“Bursa inovasi desa juga menjadi ajang untuk saling tukar pendapat, tukar gagasan dan tukar pengalaman dan setiap kesuksesan di tempat lain merupakan pancingan pembelajaran agar yang lainnya bisa mengikuti kesuksesan tersebut,†katanya
Melalui Program Inovasi Daerah (PID), Joharyadi mengharapkan, desa dapat memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif.
Hal ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan kepada desa dalam rangka pendataan dan penyusunan program kegiatan dan layanan dalam rangka konvergensi pencegahan stunting tingkat desa.
“Melalui kegiatan ini kita ingin mengangkat potensi yang ada di desa kita, harapannya agar desa kita lebih maju dan perekonomian di desa tumbuh lebih baik,â€Â pungkasnya. (dew)
Editor:Bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
Kabupaten Banjar22 jam yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
HEADLINE3 hari yang laluUji Coba Mikrotrans Listrik Banjarmasin, Menuju Transportasi Umum Ramah Lingkungan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin






