Peristiwa
Kronologis Longsor Maut di Pendulangan Intan Pumpung
Senin (8/4/2019) para korban sedang melakukan aktivitas mendulang seperti biasanya sejak pagi hari, dengan jumlah pekerja pada lokasi yang sama sebanyak 7 orang.
Dua pekerja tambang berada di pinggiran tebing, sedangkan kelima korban berada di bawah/lubang lahan dengan aktivitas masing-masing sebagai pendulang.
Ketinggian tebing mencapai 15 meter tepat berada di atas para korban dengan kondisi lahan yang memang rawan longsor.
Sekitar pukul 14.30 Wita musibah longsor di pendulangan intan tradisional Pumpung, Cempaka terjadi. Lima orang pendulang intan tertimpa longsor tanah dan tertimbun. Dua pekerja tambang intan lainnya selamat karena berada di pinggiran tebing sempat menyelamatkan diri dan terhindar dari bencana tersebut.
Tim gabungan pencarian korban dikoordinator Kantor Basarnas Banjarmasin mulai pukul 15.00 Wita hingga pukul 04.27 Wita melakukan proses pencarian evakuasi 5 korban yang tertimbun. Tim gabungan terdiri Basarnas Banjarmasin, TNI, Polri, BPBD Kalsel, BPBD Banjarbaru, relawan emergency dan warga sekitar bekerja secara manual membongkar timbunan longsoran tanah. Sekitar 12 jam lebih proses evakuasi 5 korban tertimbun satu persatu diangkat dari dalam timbunan dengan kondisi meninggal dunia.
Proses Evakuasi 5 Korban :
Korban ke 1, pukul 16.30 Wita atas nama Muhammad alias Jumat berhasil ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga
Korban ke 2, pukul 17.55 Wita korban atas nama Aulia Rahman als Aau berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ke 3, pukul 21.30 Wita, Rofi’i alias Jomang bin Asnan, 25 tahun, swasta, Sei Tiung RT 014 RW 005 Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka. Ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.
Korban ke 4, pukul 21.45 Wita, korban atas nama Noval alias Oval, umur 25 tahun, pekerjaan mendulang, alamat Kertak Baru RT 23 RW 008 Kelurahan Cempaka Kecamatan Cempaka berhasil dievakuasi juga dalam kondisi tewas.
Korban ke 5, pukul 04.27 Wita atas nama Saltani alias Askom alias Toni bin Kasim umur 45 th, pekerjaan mendulang, alamat Kertak Baru RT 23 RW 08 Kelurahan Cempaka Korban terakhir yang dievakuasi tim SAR gabungan juga dalam kondisi tak bernyawa. (rico)
Editor:Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluPemprov Kalsel – Pemkab Banjar Percepat Pembangunan Bendungan Riam Kiwa
-
PUPR PROV KALSEL16 jam yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
HEADLINE2 hari yang laluSekolah Jurnalisme Warga: Masyarakat Adat Meratus Bersuara Nasib Mereka
-
HEADLINE1 hari yang laluVonis 12 Tahun ‘Penjagal’ Mahasiswi ULM, Lebih Ringan dari Tuntutan
-
HEADLINE23 jam yang laluSolar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang
-
Lifestyle3 hari yang laluTinggal Selangkah Lagi! Siapa yang Tersingkir di TOP 3 Indonesian Idol?





