FESTIVALAND
Mahathir Mohamad, Si Jago Rubik yang Bermain Menggunakan Kakinya
BANJARBARU, Komunitas Rubik Banjarbaru menjadi salah satu pengisi acara FESTIVALAND 2018 di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Jumat (16/11). Komunitas yang sudah berdiri sejak 2010 ini sudah banyak mencapai prestasi di bidang perlombaan sebuah permainan teka-teki mekanik yang ditemukan pada tahun 1974 oleh pemahat dan profesor arsitektur Hungaria, Ernő Rubik.
Dari sekitar 10-20 anggota komunitas yang masih aktif ini, ada seorang pemuda asal Banjarmasin yang saat ini duduk di kelas 11 MAN Insan Cendekia Tanah Laut. Ialah Mahathir Mohamad, pria yang sudah menyukai rubik dari kelas 1 SMP ini bergabung dengan komunitas rubik sejak satu tahun yang lalu.
Menariknya, ia baru saja memenangi perlombaan rubik 3×3 yang harus diselesaikan menggunakan kaki. Dengan waktu 1 menit 30 detik ia berhasil meraih juara satu pada event lomba rubik nasional di Surabaya ini.
Ia berbagi kepada Kanal Kalimantan bahwa ia hanya memerlukan waktu selama satu bulan untuk menguasai memainkan rubik menggunakan kaki.
Tidak hanya itu, dalam event yang sama, Mahathir jugat menduduki peringkat ke-tiga dalam lomba rubik Square-1ââ€â‚¬sebuah rubik yang polanya sedikit berbeda dari rubik 3×3 yang dikenali oleh orang awam. Pada lomba itu ia menyelesaikan rubik Square-1 dengan waktu 30 detik.
Sejauh ini keluarganya sangat mendukung hobinya. “Kalau mau beli rubik apa saja, dipersilakan. Difasilitasi lah,” ceritanya ketika ditemui di stand komunitas rubik oleh Kanalkalimantan.com.
Untuk ke depannya ia mau lebih mendalami lagi hobinya ini dan berharap bisa mencapai perlombaan rubik bahkan hingga tingkat internasional. Dalam kesempatan gelar wicara Festivaland, Mahathir mendapat kesempatan untuk mempertontonkan aksinya menyelesaikan rubik 3×3 menggunakan kakinya.
Selama 8 tahun komunitas rubik ini diketuai oleh Muhammad, pria berkacamata yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di IAIN Darussalam Martapura. (mario)
Editor : Chell
-
Bisnis22 jam yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Kapuas23 jam yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar
-
Kabupaten Kapuas20 jam yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah





