Kabupaten Banjar
50 Peserta Ikuti Latihan Bersama Relawan Penanggulangan Bencana oleh BPBD Banjar
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana melalui Kegiatan Latihan Bersama Relawan Penanggulangan Bencana Angkatan Kedua Tahun 2025 digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 29–30 Oktober 2025 dilaksanakan di Aula Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar itu dibuka oleh Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto.
Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program peningkatan kapasitas relawan tangguh bencana yang digelar secara bertahap di 2025, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan, keterampilan teknis, dan koordinasi antarlembaga dalam penanggulangan bencana.
Baca juga: Jembatan A Yani Km 31 Banjarbaru Dibuka Mulai Sabtu 1 November
Yayan Daryanto menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana di wilayah Banjar yang memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai ancaman seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan kekeringan.
“Relawan adalah ujung tombak di lapangan. Pembekalan seperti ini sangat penting agar tindakan yang dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Yayan.
Ia juga berharap pelatihan ini menjadi ajang memperkuat sinergi lintas sektor, menumbuhkan solidaritas, dan membangun kapasitas relawan agar semakin tangguh menghadapi situasi darurat.
Baca juga: Bangun Masyarakat Melek Digital, Pemkab Banjar Luncurkan Program Desa Akademi Digital
Pelatihan diikuti 50 peserta yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar, TRC IKB RAPI Wilayah 02, Relawan PB Muhammadiyah, Relawan PB Nahdlatul Ulama, serta relawan desa dan kelurahan di Kecamatan Martapura.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banjar, H. Abdullah Fahtar menjelaskan bahwa kegiatan angkatan kedua ini bertujuan memperkuat kemampuan teknis dan koordinatif para relawan.
“Melalui pelatihan ini, relawan diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengenali risiko, merespons cepat situasi darurat, dan melakukan langkah mitigasi bencana secara mandiri maupun terkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar dia. (kanalkalimantan.com/bpbdbanjar)
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE1 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan


