Connect with us

Budaya

Lukisan “Balumba” Anang Kenangan Kota Seribu Sungai Dulu

Diterbitkan

pada

Muslim Anang Abdullah bersama lukisan yang dinamai "Balumba" sebuah karya berlatar kehidupan Sungai di Kota Banjarmasin. Foto: fahmi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Goresan cat minyak di atas kanvas membentuk pemandangan Kota Banjarmasin tempo dulu melewat lukisan berjudul “Balumba” karya pelukis Kalimantan Selatan, Muslim Anang Abdullah.

Lukisan berukuran 120×100 cm yang dibuat pada Agustus 2018 ini memvisualisasikan masa kecil sang pelukis sendiri ketika “Balumba” -Bahasa Banjar- bila dipadankan ke Bahasa Indonesia berenang di sungai Banjarmasin bersama teman-teman sebayanya.

“Sebenarnya ini pengalamanku sendiri. Dulu kan kalau air pasang mainlah ke air rame-rame, karena tinggal di Banjarmasin yang banyak sungai,” ujar Anang -sapaan akrabnya-, Senin (15/9/2025).

Baca juga: Teater Japin Carita Sanggar Tanaharum HSU Menutup Aruh Negara Dipa 2025

Seniman yang bermukim di Loktabat Utara, Kota Banjarbaru ini menambahkan, melalui lukisan “Balumba” ia ingin menyiratkan pesan bahwa inilah gambaran Kota Seribu Sungai sebelum terkontaminasi oleh perkembangan teknologi seperti sekarang.

“Zaman itu tidak ada gadget, tidak ada game segala macam. Jadi mainnya permainan-permainan asik,” sambung Anang.

Lelaki yang menjadi Ketua Ikatan Pelukis Kalimantan Selatan (IPKS) itu menyelesaikan lukisan bertipe realis ini selama kurang lebih satu pekan.

Baca juga: Ini Empat Perempuan yang Membantu saat Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Anang berpesan kepada pelukis khususnya di Kalsel agar selalu semangat dalam berkarya dan menjaga hubungan antar pelukis.

“Saling tukar informasi, bersilaturahmi, tukar pengalaman, dan mempererat hubungan sesama seni melukis. Pokoknya kawan-kawan semangat dalam berkarya dengan konsepnya masing-masing,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca