Connect with us

DPRD BANJARBARU

Tinjau Rumah Tak Layak Huni Keluarga Berkebutuhan Khusus, Wakil Rakyat Banjarbaru Carikan Solusi

Diterbitkan

pada

Tinjauan langsung rumah tak layak pada Jumat (25/7/2025) oleh jajaran Anggota DPRD Kota Banjarbaru. Foto: humasdprdbanjarbaru untuk kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wakil rakyat Kota Banjarbaru meninjau kondisi rumah tak layak huni di Jalan Pelipisan Komplek Citra Bangun Persada, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Jumat (25/7/2025).

Tinjauan dilakukan tiga Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari, Emi Lasari, dan Dicky Eka Putra.

Bersama jajaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Banjarbaru, Dinas Sosial, serta perwakilan Kelurahan Landasan Ulin Tengah, wakil rakyat meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni milik keluarga yang tergolong berkebutuhan khusus.

Baca juga: Pertunjukan DJ Cafe Aroema Dilaporkan Bikin Gaduh, Satpol PP Banjarbaru Turun Tangan

Kondisi rumah tak layak huni di Jalan Pelipisan Komplek Citra Bangun Persada, Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Foto: humasdprdbanjarbaru untuk kanalkalimantan

Nurkhalis Anshari mengungkapkan bahwa sebelumnya warga melapor terkait ada rumah tak layak ditempati tersebut, dengan kondisi sangat memprihatinkan.

“Tinjauan lapangan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat dan informasi yang kami terima melalui pesan WA,” ujar Nurkhalis Anshari.

Warga yang menginformasikan, kata Nurkhalis, selama ini berupaya membantu namun dengan segala keterbatasan diakuinya kondisi rumah sangat memprihatinkan, berdinding kayu lapuk, berlantai tanah, serta minim penerangan, dan ventilasi.

“Kami datang ke sini bukan hanya melihat, tapi mencari solusi konkret. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai pemerintah daerah dan juga perwakilan rakyat,” sambungnya.

Baca juga: Indomaret dan Pemkab Banjar Luncurkan Produk UMKM Frozen Food Khas Banjar

Dia mengungkap selama ini rumah tak layak huni tersebut menjadi tempat tinggal satu keluarga yang terdiri dari lima orang bersaudara dengan empat orang berkebutuhan khusus.

Keluarga berkebutuhan khusus ini bertahan hidup dengan kondisi ekonomi terbatas. Bahkan katanya ada satu orang anggota keluarga yang harus dilarikan ke rumah sakit.

“Kita berharap bahwa rumah ini akan diusulkan dalam program bantuan Rumah Layak Huni (RLH) tahun anggaran perubahan 2025, atau lebih cepat jika memungkinkan melalui revisi data dan penganggaran,” harapnya.

Para wakil rakyat berharap kepada Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi data penerima manfaat dan membuka akses layanan sosial, seperti bantuan disabilitas, layanan kesehatan dasar, layanan pendidikan serta penguatan ekonomi keluarga.

Baca juga: Wabup Kapuas Melantik Pengurus GOW Kapuas Periode 2025–2030 

“Kita perlu pendekatan lintas sektor, karena persoalan seperti ini tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas saja. Ini soal kemanusiaan,” imbuh dia.

Masih menurutnya, ke depan Kelurahan Landasan Ulin Tengah juga harus siap untuk terus mendampingi dan mengawal proses administrasi warga serta mendorong gotong royong warga sekitar untuk sementara waktu membantu proses perpindahan atau menyewa ketempat yang lebih layak sambil menunggu bantuan resmi dari pemerintah.

Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi pola tetap dalam menyelesaikan masalah sosial-ekonomi yang dihadapi warga miskin, terutama mereka yang tergolong kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.

“Kami di DPRD akan terus mengawal agar anggaran untuk program rumah layak huni dan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang paling membutuhkan,” tutup Khalis. (Kanalkalimantan.com)

Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca