Kabupaten Kapuas
Lewat Dana Desa 2025, Pemdes Danau Rawah Genjot Pembangunan Infrastruktur
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, tunjukkan komitmen dalam peningkatkan kualitas infrastruktur desa.
Melalui alokasi Dana Desa tahun anggaran 2025, pembangunan fisik menjadi salah satu fokus utama, dengan mengutamakan aksesibilitas dan pemerataan antar dusun.
Tahun 2025 ini, dua pekerjaan utama telah mulai dilaksanakan yakni pembangunan jalan rabat beton serta penimbunan jalan.
Kedua proyek ini berada di lingkungan permukiman warga yang selama ini mengalami kendala akses, terutama saat musim hujan.
Baca juga: 435 Anak Yatim Terima Santunan, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby

Kades Danau Rawah, H Suriano. Foto: ags
Kepala Desa Danau Rawah, H Suriano menjelaskan bahwa proses pembangunan dilaksanakan secara padat karya tunai dengan melibatkan masyarakat setempat.
Selain menciptakan lapangan kerja jangka pendek, pendekatan ini juga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“Harapan kami, pembangunan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tapi juga mendorong perputaran ekonomi warga,” ujar Kades H Suriano.
Baca juga: DPRD Kapuas Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Atas Raperda Perubahan APBD 2025

Kades Danau Rawah menambahkan, pembangunan semenisasi dan penimbunan di desa diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Pemerintah Desa Danau Rawah juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, sebagai bagian dari prinsip transparansi dan partisipasi yang menjadi landasan pengelolaan dana desa.
Baca juga: Penyusunan Arah Pembangunan Kota Banjarbaru 5 Tahun ke Depan, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby

Selain percepatan pembangunan desa, Pemdes Danau Rawah juga fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan dan program desa lainnya.
“Kami ingin semua dari desa sampai dusun merasakan manfaat yang sama. Pemerataan pembangunan itu penting agar tidak ada yang merasa tertinggal,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
Budaya3 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali





