PUPRP KABUPATEN BANJAR
Bahas Program DAK di Bidang Sanitasi dan Air Limbah, PUPRP Gelar Rapat Koordinasi
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, membuka rapat koordinasi bersama sejumlah SKPD atas permohonan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPR) Kabupaten Banjar, Senin (13/1/2025).
Rapat ini diantaranya membahas program Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang sanitasi dan air limbah.
“Beberapa pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas PUPRP, khususnya pada Program Pengolahan dan Pengembangan Sistem Air Limbah, mensyaratkan lokasi pekerjaan berada di daerah yang ditetapkan sebagai lokus stunting,” jelas Nashrullah.
Selain itu, diskusi juga membahas keberlanjutan pengelolaan Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) oleh KPSPAM (Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum).
Baca juga: Kecolongan Truk Besar ‘Bebas’ Masuk Dalam Kota, Dishub Banjarmasin Baru Akan Beraksi
“Hari ini kita bertukar pikiran untuk menyepakati usulan lokus pekerjaan serta mencari solusi untuk keberlanjutan KPSPAM,” tambah dia.
Dalam rapat tersebut, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Iwan Junaidi, menjelaskan bahwa program sanitasi tahun ini meliputi pembangunan 40 unit bilik WC dan septictank di setiap desa yang menjadi lokus.

Rapat koordinasi bersama sejumlah SKPD atas permohonan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Senin (13/1/2025). Foto: Istimewa
“Kami masih kesulitan menentukan lokus desa penerima karena syaratnya harus memenuhi kriteria lokus stunting. Mudah-mudahan melalui rapat ini, kami bisa mendapatkan data yang tepat,” ujar Iwan.
Baca juga: Taman Van der Pijl Rusak Ulah Pengunjung Tak Ramah
Hasil rapat ini menyepakati bahwa penentuan lokus desa akan mengacu pada SK stunting yang berlaku.
Data penerima program di setiap desa akan disinkronkan dengan data stunting yang ada di Bappedalitbang untuk memastikan akurasi dan keberlanjutan program.
Hal ini tentunya akan mendukung tercapainya program sanitasi yang lebih tepat sasaran. Serta diharapkan hasil ini menjadi dasar yang kuat untuk pelaksanaan di lapangan.
Rapat yang dihadiri oleh berbagai SKPD, seperti Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menyelesaikan isu-isu strategis, seperti pengentasan stunting dan pembangunan sanitasi.
Baca juga: Pemkab Banjar Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Astambul Seberang
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk mendukung program pembangunan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Banjar. (Kanalkalimantan.com/puprpbanjar/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluKetua DPRD Banjarbaru Silaturrahmi ke Ketua PN dan Kajari Banjarbaru
-
Budaya2 hari yang laluTiupan Kuriding Julak Larau dari Pinggir Sawah ke Panggung Musik
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kabupaten Banjar Aktifkan 3 Posko Utama
-
DPRD Kapuas2 hari yang laluGangguan Pasokan Listrik, Ketua DPRD Kapuas Minta PLN Berikan Kompensasi
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Komitmen Optimalkan Potensi Perikanan Dukung Swasembada Pangan


