Kabupaten Hulu Sungai Utara
KMPG Desa Pulantani Terima Bibit Pohon Mangga dan Jelutung Rawa
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kelompok Masyarakat Peduli Gambut (KMPG) Desa Pulantani, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menerima 486 bibit pohon mangga dan jelutung rawa dari CSR (Corporate Social Responsibility) PT Adaro Indonesia sebagai program agroforestry.
Iwan Hermawan, salah satu anggota KMPG Desa Pulantani mengucapkan terima kasih kepada PT Adaro yang mendukung program agroforestry dengan total bantuan sebesar Rp75 juta.
“Jenis pohon yang di tanam adalah mangga ewin, mangga chocolea, mangga golek, mangga gadung 366 bibit pohon, ditambah pohon jelutung rawa 120 bibit pohon, sehingga totalnya 486 bibit pohon,” ungkap Iwan Hermawan kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (4/12/2024).
Baca juga: Biro Hukum Sediakan Program Bantuan Hukum untuk Warga Miskin

Adapun untuk area tanam berada di kawasan hutan gambut bekas terbakar dan terbengkalai, dan di sepanjang jalur Wisata Swargaloka, Desa Pulantani.
“Tujuan dan manfaat kegiatan kita adalah untuk mengembalikan keanekaragaman hayati lahan gambut, menurunkan emisi gas rumah kaca meningkatkan ikon wisata Swargaloka lahan gambut di Desa Pulantani,” tambahnya.
Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kontribusi yang penting terhadap jasa lingkungan dengan mempertahankan, memanfaatkan dan melestarikan fungsi hutan dan lahan gambut.
Selain itu, untuk mempertahankan keaneka ragaman hayati pada ekosistem gambut, serta sebagai sistem terpadu untuk menciptakan pengelolaan hutan lestari.
Menurutnya, penanaman beberapa jenis mangga ini bertujuan untuk menilai jenis varitas yang paling baik ditanam pada kawasan tanah gambut.
“Kita lihat kedepan, jenis mangga apa yang paling cocok di tanam, lanjut kita tanam jenisnya,” imbuhnya.
Camat Haur Gading, Mahyuni mengaku bersyukur dan mengapresiasi PT Adaro yang telah memberikan ratusan bibit pohon mangga untuk mendukung alih guna lahan dan mendukung ketahanan pangan bagi warga di Kecamatan Haur Gading khususnya Desa Pulantani.
“Terima kasih kepada PT Adaro yang telah membantu kita, dana dan dukungan sepenuhnya dalam kegiatan-kegiatan kita,” katanya.
Sementara itu, Section Head CSR PT Adaro Yuri Budi Sujalmi mengharapkan penanaman ratusan pohon mangga ini hasil dan manfaatnya dalam dua tahun kedepan dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Selain budidaya talipuk, kita harap budidaya mangga ini kedepan hasilnya juga dapat kita olah menjadi produk olahan lainnya,” kata Yuri saat meninjau lokasi penanaman ratusan bibit mangga sekaligus melakukan monitoring CSR.
Sekadar informasi, agroforestry merupakan sistem pengelolaan lahan yang menggabungkan penanaman tanaman pertanian dengan pengelolaan hutan atau kayu-kayuan. Dan bertujuan untuk mengatasi alih guna lahan dan mendukung ketahanan pangan. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Sebabkan Situasi Hidrologis Kalsel Semakin Menurun
-
HEADLINE2 hari yang laluKrisis Air Pemadaman Karhutla di Kalsel, Pemerintah Siapkan Sumur Bor
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Terkait Karhutla
-
HEADLINE2 hari yang laluKemenhut Bekukan Izin PT MPK di Kalbar Gegara Karhutla Berulang
-
HEADLINE2 hari yang laluKelelahan Nyaris Pingsan Hadapi Asap Tebal Karhutla di Palangka Raya





