kampus
Prodi Pendidikan Biologi FKIP ULM Pembelajaran Pengelolaan Sampah ke Anak SD
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mahasiswa dan dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan kegiatan program “Dosen Wajib Mengabdi” di SDN Kuin Cerucuk 5 Banjarmasin, Sabtu (31/8/2024).
Kegiatan pembelajaran dan pengajaran mengangkat tema pengelolaan sampah dikuti peserta didik dari kelas 4, 5, dan 6 bersama dewan guru SDN Kuin Cerucuk 5.
“Potensi penggunaan sampah organik digunakan untuk menghasilkan kompos. Sampah anorganik dapat dimanfaatkan dengan mendaur ulang sampah.
“Nah, kita ini membangkitkan kesadaran dan pentingnya lingkungan, sehingga keterlibatan peserta didik dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik di lingkungan masing-masing,” ujar tim dosen pengabdian Prodi Pendidikan Biologi FKPI ULM, Drs Kaspul MSi.
Baca juga: Aula SMAN 7 Banjarmasin Ambruk, Siswa Sempat Terperosok
Pengabdian ibertujuan untuk melatih peserta didik untuk memilah sampah organik dan anorganik yang terdapat di lingkungan sekolah, dengan harapan dapat diimplementasikan di rumah dan lingkungan sekitar.
Kegiatan tim pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi materi mengenai menggunakan barang dan bahan untuk meminimalkan jumlah sampah yang dihasilkan, memilah sampah, dan mengelola sampah secara bijak. Selain itu pendidikan karakter melalui pemberian poster serta kuis yang menambah pengalaman dan pengetahuan.

Kegiatan program “Dosen Wajib Mengabdi” Prodi Pendidikan Biologi FKIP ULM di SDN Kuin Cerucuk 5 Banjarmasin, Sabtu (31/8/2024). Foto: ist
“Peserat didik juga diajak praktik secara langsung pemilahan sampah, sehingga peserta didik mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang pengelolaan sampah di sekitar lingkungan sekolah,” ujar Drs Kaspul MSi.
Baca juga: Pejabat Perjadin Tanpa Izin, Wali Kota Aditya Minta Inspektorat Bertindak
Masih menurut ketua tim pengabdian, kegiatan diharapkan dapat membantu peserta didik SDN Kuin Cerucuk 5 dalam pembiasaan hal baik dalam kehidupan sehari-hari dan bukan hanya di lingkungan sekolah saja.
“Hasil dari kegiatan pengabdian ini diketahui peserta didik yang mengikuti pelatihan sudah dapat mengelompokkan dengan benar antara sampah organik dan anorganik. Selain itu peserta didik berkomitmen untuk bersedia menjaga lingkungan sekitar sekolah dengan melakukan pemilahan sampah,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/adv)
Reporter: adv
Editor: kk
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE2 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE2 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009
-
HEADLINE1 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan





