Kabupaten Hulu Sungai Utara
Siswi SMKN 2 Amuntai Juara Lomba Nyanyi Solo FLS2N 2023
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Patimatu Zahra, siswi SMKN 2 Amuntai sukses menorehkan prestasi di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat nasional tahun 2023.
Kesuksesan tersebut didapatkannya setelah berhasil meraih juara dua favorit mengungguli 10 perwakilan dari provinsi lain se-Indonesia di ajang FLS2N tingkat nasional yang digelar di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Jumat (26/8/2023).
Sebelumnya, Patimah mengikuti FLS2N di tingkat provinsi dan berhasil meraih juara satu pada lomba nyanyi solo kemudian mewakili Kalimantan Selatan ke ajang FLAS2N tingkat nasional.
Baca juga: Asap Polusi Udara Ancaman Kesehatan, Puskesmas Gambut Bagikan Masker
Patimah mengaku bersyukur dan bangga karena berhasil mengharumkan nama kalimantan selatan dan juga nama sekolah.

“Alhamdulillah ini adalah suatu kebanggaan juga buat saya karena bisa masuk ke jenjang nasional dan juga tidak lupa saya berterimakasih atas doa dan dukungan dari teman-teman, orangtua dan guru, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel karena terus mendukung saya,” ungkapnya.
Baca juga: 26 Agustus Hari Kesetaraan Perempuan, Ini Sejarahnya
Dirinya juga mengharapkan dapat meningkatkan prestasi nantinya dengan kerja keras.
“Kedepannya ingin lebih giat belajar dan terus belajar supaya bisa menjadi yang terbaik,” harapnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa




