Fasilitas Umum
Bus Pariwisata Siap Jalan, Pemandu Wisatanya Nanang-Galuh Banjarbaru
BANJARBARU, Bus pariwisata Kota Banjarbaru siap beropersional mengakomodasikan perjalanan wisata bagi pengunjung Kota Idaman, sebuah terobosan Pemkot Banjarbaru mengembangkan sektor wisata.
Rencananya, bus pariwisata ini akan launching bertepatan dengan puncak peringatan Hari Jadi ke-19 Kota Banjarbaru di Lapangan Dr Murdjani, Jum’at (20/4). Meski dikatakan Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhania bus tersebut merupakan hasil modifikasi dari bus lama, namun penampilannya cukup apik dan nyaman untuk dinaiki.
“Insya Allah, bus pariwisata ini akan kami launching pas bertepatan dengan puncak Hari Jadi t20 April nanti dan diresmikan oleh Walikota,†ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Yanni Makkie.
Bus pariwisata tersebut akan stand by di depan DPRD Banjarbaru sekitar lapangan Dr Murdjani. Kemudian, panitia hari jadi akan mempersilakan tamu-tamu kehormatan untuk menaiki bus-bus tersebut, sebagai bentuk simbolis.
Dalam pengoperasian bus-bus pariwisata nanti, lanjutnya, Dishub Kota Banjarbaru akan membekali para pewadahan Nanang-Galuh Kota Banjarbaru mengenai pengetahuan dan wawasan tentang sejarah Banjarbaru maupun destinasi di Kota Banjarbaru.
“Nah, nanti Pawadahan Nanang-Galuh Kota Banjarbaru yang akan menjadi pemandu wisata dan menjelaskan sejarah Kota Banjarbaru, destinasi Banjarbaru kepada para wisatawan pada objek-objek wisata tersebut,†jelasnya.
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi objek wisata, bisa naik bus di kawasan tujuan, kemudian dibawa sesuai permintaan. Bisa pula rombongan-rombongan siswa, mahasiswa, komunitas atau rombongan lain`nya secara kolektif yang ingin menggunakan bus-bus pariwisata.
“Untuk itu, akan ditentukan jadwalnya agar tidak berbenturan dengan satu rombongan dengan rombongan lainnya. saat ini untuk biaya perjalanan masih digratiskan,†jelas Yanni Makkie.
Riski salah satu pengunjung yang menyaksikan persiapan peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru mencoba untuk menaiki bus tersebut, dari pengakuannya meski belum berjalan dirasa sudah cukup nyaman, karena sifatnya terbuka (tidak ada jendela) dan tidak sabar untuk mencoba sesudah diresmikan. (devi)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Budaya3 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali







